85 Startup Digital Karya Mahasiswa UMB Dipamerkan di Ajang Ini

Pameran ini menjadi kesempatan para mahasiswa yang mendalami ilmu teknologi informasi di kampus dalam merintis pembuatan startup.

Editor: Choirul Arifin
IST
Kegiatan pembukaan pameran startup aplikasi digital karya mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Mercu Buana (UMB), Jakarta, Jumat, 3 Juli 2020 melalui aplikasi Google Meet. Pameran karya mahasiswa Sistem Informasi ini menampilkan 85 buah aplikasi. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Fakultas Ilmu Komputer Universitas Mercu Buana (UMB), menggelar Pameran Karya Mahasiswa Sistem Informasi via dengan menampilkan 85 aplikasi multiplatform sebagai hasil dari Mata Kuliah Proyek Pengembangan Sistem Informasi.

Kepala Program Diploma Sistem Informasi UMB, Ratna Mutu Manikam, saat membuka Pameran Karya Mahasiswa Sistem Informasi melalui aplikasi Google Meet, Jumat, 3 Juli 2020 mengatakan, total ada 85 aplikasi multiplatform karya mahasiswa dipamerkan di ajang yang berlangsung selama dua hari, 3 dan 4 Juli 2020 ini.

Pameran ini menjadi kesempatan para mahasiswa yang mendalami ilmu teknologi informasi di kampus dalam merintis pembuatan startup dengan beragam pilihan fokusnya.

Karya-karya startup yang dipamerkan di ajang ini merupakan bagian dari tugas akhir kampus setelah mereka menempuh mata kuliah Proyek Pengembangan Sistem Informasi.

Baca: Gojek Xcelerate Luncurkan Program Pelatihan Startup untuk Publik

Semua aplikasi yang dipamerkan juga wajib menjalani testing penggunaan oleh tim juri penilai dan juga oleh masyarakat umum layaknya ketika aplikasi ini sudah live. Namun karena pandemi, semua kegiatan testing aplikasi ini dilakukan secara online.

Baca: Startup Pameran Online Ini Raup Untung dari Pandemi Corona, Begini Kisahnya

Harapannya, kelak karya mereka benar-benar bisa menjadi aplikasi yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat luas.

Sebagai bagian dari pameran ini, semua kelompok tim mahasiswa wajib mempresentasikan karya mereka secara online.

Baca: Startup Jendela360 Raih Pendanaan 1 Juta Dollar AS

Semua tim peserta juga wajib mendokumentasikan kegiatan mereka dalam bentuk Dokumen Kelengkapan Sistem (Software Requirements Specification/SRS dan Buku Panduan), serta video yang menampilkan proses pembuatan aplikasi, kegiatan perkuliahan, serta video penjelasan aplikasi sampai tahapan testing aplikasi karyanya di channel YouTube Prodi Sistem Informasi.

Selain itu setiap kelompok peserta juga wajib memajang poster startup-nya di media sosial Prodi Sistem Informasi UMB.

Mata kuliah Proyek Pengembangan Sistem Informasi UMB Semester Genap 2019/2020 diasuh oleh lima orang tim dosen.

Dekan Fakultas Ilmu Komputer UMB Mujiono menyatakan bangga dan bersyukur, di tengah kondisi pandemi Covid-19 seperti sekarang, para mahasiswanya bisa menciptakan karya-karya startup sebagai realiasi dari semangat mengembangkan ilmu komputer yang aplikatif untuk masyarakat.

Mujiono berharap dari karya-karya mahasiswa ini nantinya aa yang bisa dikembangkan lagi menjadi startup.

"Paling tidak sebagai pengembangan diri. Kalau tidak jadi perusahaan rintisan berbasis teknologi, minimal diajukan sebagai tugas akhir sehingga mahasiswa tidak memulainya lagi dari nol," ujarnya.

Selama ini, Fakultas Ilmu Komputer UMB telah mengirimkan sejumlah aplikasi karya mahasiswanya ke Dirjen Dikti Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. "Aplikasi mahasiswa jug sudah banyak digunakan di UMB, sebut saja e-Surat dan e-event untuk penyelenggaraan seminar," kata Mujiono.

Harapannya beberapa diantara karya mereka bisa diadopsi.

Wakil Rektor I UMB Hadri Mulya menyatakan mendukung penyelenggaraan pameran teknologi besutan mahasiswa ini dan berharap bisa benar-benar leading penggunaannya di Indonesia.

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved