Breaking News:

DMI Gandeng GoPay Maksimalkan Berinfak dan Bersedekah Digital yang Mudah dan Aman

DMI semakin memperkuat komitmennya dalam mencegah penyebaran COVID-19 dengan mendorong pemanfaatan infaq digital tanpa kontak.

Istimewa
Dewan Masjid Indonesia (DMI) menggandeng GoPay, layanan uang elektronik terdepan di Indonesia, untuk mendukung gerakan memakmurkan dan dimakmurkan masjid. 

TRIBUNNEWS.COM - Dewan Masjid Indonesia (DMI) menggandeng GoPay, layanan uang elektronik terdepan di Indonesia, untuk mendukung gerakan memakmurkan dan dimakmurkan masjid. 

Kali ini, kolaborasi dengan GoPay diharapkan mendorong jamaah masjid memaksimalkan metode pembayaran digital tanpa sentuhan yang mudah serta aman dalam berinfak dan bersedekah.

Hal ini juga sesuai dengan anjuran pemerintah untuk menggunakan pembayaran nontunai dalam mencegah penyebaran Covid-19.

Baca: Katalog Promo JSM Alfamart Berlaku 24-28 Juli 2020: HIT Aerosol, Bayar Pakai Gopay Rp 25.900

Lewat kolaborasi dengan GoPay ini, DMI semakin memperkuat komitmennya dalam mencegah penyebaran Covid-19 dengan mendorong pemanfaatan infaq digital tanpa kontak.

GoPay dan DMI sendiri telah menjalin kerjasama sejak Juli 2019 untuk pemanfaatan fitur donasi digital di aplikasi DMI.

Ketua Umum DMI Jusuf Kalla mengatakan, "Salah satu fungsi sosial masjid yang dimanfaatkan DMI adalah menyiarkan pentingnya menerapkan protokol kesehatan lewat gerakan seruan dari masjid. Lewat gerakan ini, usai shalat berjamaah, Taa’mir masjid akan menyampaikan tiga protokol kesehatan melalui pengeras suara yaitu jaga jarak, cuci tangan dan pakai masker.”

Managing Director GoPay Budi Gandasoebrata mengatakan pihaknya sangat senang dapat kembali berkolaborasi dengan DMI.

Baca: Gojek Luncurkan Fitur Streaming GoPlay Live, Dukung Perlindungan Hak Cipta Seniman

GoPay ingin terus memudahkan masyarakat Indonesia untuk semua transaksi di kehidupan sehari-hari, termasuk memudahkan ratusan ribu masjid di bawah naungan DMI untuk menerima donasi digital di aplikasi DMI.

"Gerakan Seruan Dari Masjid dari DMI kali ini sejalan dengan inisiatif J3K (Jaga Kesehatan, Kebersihan dan Keamanan) Gojek, salah satunya pengguna layanan didorong untuk mengutamakan transaksi nontunai tanpa kontak menggunakan GoPay. Melalui teknologi infaq digital di aplikasi DMI, kami harap jamaah masjid dapat memaksimalkan infaq digital sehingga bersama kita dapat mengurangi risiko penyebaran Covid-19," kata Budi.

Baca: Cara Mencairkan Saldo Kartu Prakerja Melalui Gopay, Pastikan Akunmu Terverifikasi Menjadi Gopay Plus

Budi melanjutkan, “Sejauh ini, kami melihat tren positif penggunaan sedekah dan infaq digital ole masyarakat menggunakan GoPay. Kami mencatat pertumbuhan donasi digital sebanyak 2 kali lipat di saat pandemi Covid-19."

Pihaknya juga menyatakan, melalui platform digital, donasi yang masuk ke masjid juga tercatat dengan baik sehingga lebih aman dan transparan. Ke depannya, Gojek akan terbuka untuk terus berkolaborasi bersama DMI agar semakin banyak yang memakmurkan dan dimakmurkan masjid.

Baca: Wajah Driver Gocar dan Gojek Kini Bisa Diverifikasi untuk Keamanan Penumpang

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Dewan Masjid Indonesia Imam Addaruqutni menyampaikan, kolaborasi ini juga dapat mendukung semangat DMI untuk mengembangkan ekonomi umat berbasis masjid.

“Saat ini, kami telah mengayomi lebih dari 800 ribu masjid di seluruh wilayah Indonesia. Lewat kolaborasi dengan platform digital seperti GoPay, berpotensi besar untuk memaksimalkan kesejahteraan jamaah dan masyarakat sekitar sehingga tercapai tujuan kita untuk memakmurkan dan dimakmurkan masjid," papar Imam. (*)

Editor: Content Writer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved