Breaking News:

Game Brio Virtual Drift Challenge Hasil Garapan Studio di Yogyakarta

Game ini menghadirkan dua mode balapan, yaitu Quick Race dan Campaign Challenge.

TRIBUNNEWS/LITA FEBRIANI
Peluncuran Brio Virtual Drift Challenge, Rabu (9/9/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Lita Febriani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Perusahaan pengembang game Gameloft menyatakan Brio Virtual Drift Challenge (BVDC) merupakan game buatan anak bangsa.

Senior Managing Director Gameloft SEAP, Florent Vallauri mengatakan game tersebut dikembangkan Gameloft di studio di Yogyakarta.

"Selama pandemi banyak orang yang harus tinggal di rumah sehingga game ini dapat menjadi aktivitas alternatif bagi orang-orang di rumah. Game ini juga dikembangkan oleh anak-anak bangsa dari studio Gameloft yang ada di Yogyakarta," tutur Vallauri saat peluncuran secara virtual, Rabu (9/9/2020).

Game ini menghadirkan dua mode balapan, yaitu Quick Race dan Campaign Challenge.

Pada mode Campaign Challenge, pemain dapat melakukan balapan di sirkuit dengan melewati rintangan secara berkelanjutan dan akan mendapatkan poin bintang di setiap level untuk membuka sirkuit yang masih terkunci. 

Baca: Honda dan Gameloft Kenalkan Game Brio Virtual Drift Challenge di Ponsel Android

Sedangkan pada mode Quick Race, pemain dapat melakukan balapan di sirkuit manapun yang sudah terbuka dari mode Campaign Challenge namun tidak memperoleh bintang ataupun peringkat

Communication Strategy Manager HPM Adhi Parama Sugarda menyatakan BVDC masih menggunakan track yang sudah dikembangkan Gameloft di lintasan aspal. 

Baca: Gara-gara Kalah Main Game, Siswa Setingkat SD di India Bunuh Teman Sepermainan

"Gameloft sudah membuat track yang sesuai untuk permainan ini, yang bisa mendapatkan poin sebanyak mungkin maupun mendapatkan pengalaman yang seru," ungkap Adhi Parama.

Honda berencana mengembangkan track (lintasan) balapan sendiri untuk BVDC.

"Pertama kita akan lihat dan evaluasi dulu bagaimana game ini. Kalau evaluasinya bagus, ke depan track-track di Indonesia itu menarik untuk dikembangkan ya. Misalnya kita pilih track Sentul atau kota mana. Kita akan diskusikan lagi dengan Gameloft kalau kita mau mengembangkan game lain lagi," terang Business Innovation, Sales and Marketing Director, Yusak Billy.

Penulis: Lita Febriani
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved