Kanal TV Properti Pertama di Indonesia Resmi Diluncurkan, Incar Kalangan Milenial

IWA TV dapat menjadi televisi digital properti yang juga berdampak pada industri lainnya yang berkaitan erat dengan industri properti.

Editor: Sanusi
ist
sejumlah profesional dan ekspert bidang properti dan komunikasi yang bergabung di bawah bendera IWA, Rabu (11/11/2020) tepat pukul 11.11 WIB, meluncurkan IWA TV. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pola konsumen media di era digital banyak mengalami pergeseran. Kehadiran media-media digital sudah mulai merebut animo publik untuk menjadikan layanan seperti Youtube, IGTV sebagai pilihan.

Tidak hanya kalangan milenial, publik umum pun memiliki kecenderungan ke arah ini. Data yang dirilis Google Indonesia pada September silam menyebutkan, 9 dari 10 orang pengguna internet di Indonesia mengakses Youtube.

Baca juga: Senjakala TV Analog: UU Cipta Kerja Wajibkan Siaran TV Digital Mulai 2022

Data itu bersumber dari ComScore VMX, yang menyebutkan per bulan ada sebanyak 93 juta masyarakat Indonesia yang berusia di atas 18 tahun, menonton Youtube selama setahun terakhir.

Tren ini akan terus berkelanjutan seiring dengan berbagai kemudahan yang ditawarkan oleh layanan-layanan digital itu. Plus, produksi konten-konten yang menarik dari masyarakat pengguna internet pun terus membanjiri laman-laman media digital.

Head of Large Customer Marketing Google Indonesia, Muriel Makarim menyampaikan, kini ada 600 channel di Indonesia yang berhasil memperoleh lebih dari 1 juta subscriber.

Berangkat dari fakta ini, sejumlah profesional dan ekspert bidang properti dan komunikasi yang bergabung di bawah bendera IWA, Rabu (11/11/2020) tepat pukul 11.11 WIB, meluncurkan IWA TV.

Mereka antara lain dua nama dari sektor properti yakni Indra Widjaja Antono dan Ho Mely Surjani dan tiga nama dengan latar belakang komunikasi yakni Dedy Miing Gumelar, Aris Boediharjo dan Fary Farghob.

Para profesional dan ekspert ini mengusung IWA TV The Pilot Simply Inspiring sebagai tagline. Tagline ini mengandung makna bahwa kanal televisi ini akan menjadi media yang kredibel, independen sehingga layak menjadi referensi dan inspirasi bagi publik.

Kanal ini akan menjadi one stop destination for property related content.

CEO IWA TV Ho Mely Surjani, mengatakan IWA TV dapat menjadi televisi digital properti yang juga berdampak pada industri lainnya yang berkaitan erat dengan industri properti.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved