Breaking News:

Beri Manfaat Lebih Banyak, Merchant GoFood Tak Masalahkan Penyesuaian Komisi

Sejumlah merchant menyatakan tidak keberatan dengan skema komisi baru yang kini diberlakukan di platform layanan pesan antar makanan online GoFood.

TRIBUNNEWS/CHOIRUL ARIFIN
Aplikasi layanan pesan-antar makanan GoFood. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejumlah merchant menyatakan tidak keberatan dengan skema komisi baru yang kini diberlakukan di platform layanan pesan antar makanan online GoFood.

Jika dibandingkan kenaikannya, para mitra kuliner yang notabene kelompok UMKM mendapatkan manfaat yang lebih banyak, seperti subsidi pendanaan untuk promosi.

Reza Firmanda, Mitra Go-Food dari Ayamayaman mengatakan tidak keberatan akan perubahan skema komisi baru GoFood. Menurutnya penyesuaian komisi ini terbayar oleh manfaat yang lebih banyak dari GoFood.

“Subsidi promo ditambah, ongkos kirim bisa lebih ringan, ditambah banyak diskon-diskon tambahan yang dibiayai oleh GoFood! Ini jadi peluang untuk bisa bikin penawaran yang jauh lebih menarik ke pelanggan untuk terus tingkatkan transaksi,” kata Reza, Jumat (19/3/2021).

Reza menyatakan, adanya pembagian komisi di platform online itu bukan suatu hal yang baru dan justru wajar saja.

Baca juga: Bukan Cuma Pengusaha Makanan, Mitra Pengemudi Juga Ikut Untung Berkat GrabFood

Menurutnya, yang penting GoFood tetap menjaga konsistensinya seperti yang sudah berjalan selama ini berupa keuntungan yang lebih banyak sehingga para mitra perlu lebih lincah dalam beradaptasi.

Baca juga: Tiket Bus Damri Bisa Dibeli Online, Bayarnya Pakai ShopeePay

“Salah satunya kita bisa makin kreatif dengan membuat paket lengkap makanan, minuman, dan snack,” kata dia.

Bagas Ganang, pemilik Susu Sedunia Fatmawati berpendapat, sejauh ini pihaknya justru nyaman bekerjasama dengan GoFood karena aspirasi dari mitra usaha selalu didengar oleh pihak GoFood.

Baca juga: Cuitan Elon Musk di Twitter Juga Dijual, Harganya Rp 15 Miliar, Apa Keunikannya?

“Justru kami terima kasih ke Gojek, di situasi seperti sekarang yang sedang tidak menentu bukan yang terkuat yang menang, melainkan yang pintar beradaptasi dengan keadaan,” ucapnya.

Menurutnya komisi yang baru ini wajar dan akan tetap menguntungkan merchant.  Soal penyesuaian biaya komisi merupakan praktik yang lumrah karena semua pihak terlibat termasuk GoFood itu sendiri sedang terus bertumbuh.

“Sebagai pedagang online kita harus pintar-pintar memasang harga yang pas untuk konsumen dan rajin menggunakan fitur promosi yang tersedia supaya kita tetap untung. Dengan skema komisi baru ini Insya Allah exposure, program promosi, dan transaksi penjualan kita di GoFood semakin meningkat. Salam laris manis,” kata Bagas.

Selain GoFood, platform pesan-antar makanan online lainnya juga menerapkan sistem komisi yang sama namun dengan besaran berbeda.

Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved