Breaking News:

Keterbukaan Terhadap Teknologi Tingkatkan Daya Saing Global Industri Makanan & Minuman di Indonesia

Masih banyaknya manufaktur mamin Indonesia yang beroperasi secara manual dengan kendali manusia secara penuh

Tribunnews/Herudin
Pedagang disabilitas melayani pembeli di kedai Difabis Coffee & Tea, kawasan Terowongan Kendal, Jakarta Pusat, Selasa (26/1/2021). Kedai yang memperkerjakan para penyandang disabilitas dari Difabel BAZNAS (BAZIS) itu menjual berbagai produk makanan dan minuman hasil olahan dari berbagai UMKM. Tribunnews/Herudin 

Elise Salt, Insinyur Digital Beca, perusahaan konsultan teknik dan teknologi Selandia Baru, menggarisbawahi bahwa banyak manufaktur yang masih belum mengadopsi inovasi cerdas karena kesulitan dalam menentukan strategi yang jelas untuk mengimplementasikan teknologi, dan edukasi sebagai langkah menuju solusi.

“Industri 4.0 Demonstration Network adalah inisiatif pemerintah Selandia Baru yang bermitra dengan Beca dan EMA, yang menyediakan roadmap bagi manufaktur dalam mempelajari aplikasi potensial dan nilai dari berbagai alat industri 4.0. Kami mengedukasi para perusahaan manufaktur melalui studi kasus dan kunjungan langsung ke lokasi pabrik untuk lebih memahami bagaimana solusi Industri 4.0 dapat diterapkan untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing, sehingga
memungkinkan manufaktur untuk mulai merancang strategi perubahan mereka,” jelas Elise.

Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved