Breaking News:

Dua Tahun Beroperasi, LinkAja Klaim Himpun 72 Juta Pengguna

LinkAja menyatakan berhasil menghimpun lebih dari 71 juta pengguna hingga Juni 2021 atau di tahun kedua perusahaan ini beroperasi. 

dok. LinkAja
Aplikasi Linkaja 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fandi Permana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - LinkAja menyatakan berhasil menghimpun lebih dari 71 juta pengguna hingga Juni 2021 atau di tahun kedua perusahaan ini beroperasi. 

Perusahaan layanan e-wallet pelat merah ini kini membidik segmen unbanked dan underbanked, serta para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Tanah Air.

Hingga Juni 2021, LinkAja menyatakan telah mendigitalisasi pembayaran di 1,1 juta UMKM dengan menyediakan lebih dari 1 juta akses cash in dan cash out ke masyarakat lewat bank channel, modern retail dan layanan keuangan digital.

Baca juga: LinkAja Perluas Ekosistem Digital di Jaringan Toko Kelontong SRC

Direktur Utama LinkAja Haryati Lawidjaja dalam keterangan resminya, Kamis (1/7/2021) mengatakan, di usianya yang memasuki dua tahun adalah waktu yang terbilang masih muda bagi LinkAja yang tengah membangun ekosistem digitalisasi pembayaran sekaligus akses keuangan bagi masyarakat menengah ke bawah di Indonesia.

Baca juga: Ekonom Roy Sembel: Investasi Gojek di LinkAja Percepat Pencapaian Target Inklusi Keuangan

Seiring perjalanannya, LinkAja juga telah merambah Layanan Keuangan Syariah yaitu LinkAja Syariah. Layanan berbasis syariah ini menyediakan akses keuangan digital yang memfasilitasi berbagai jenis pembayaran sesuai kaidah Syariah yang dapat digunakan tidak hanya untuk transaksi esensial, tetapi juga untuk infaq, sodakoh, zakat, dan waqaf.

Baca juga: Sinergi LinkAja dan Pegadaian, Bisa Nabung Emas dan Ajukan Pinjaman

LinkAja Syariah juga telah bekerja sama dengan lebih dari 1 juta UMKM dalam melakukan digitalisasi pembayaran. Sementara untuk penggunanya telah mencapai lebih dari 3,5 juta pengguna.

Selama dua tahun ini, LinkAja juga meluaskan ekosistem di 34 provinsi di Indonesia dengan 74 persen penggunanya tersebar di kota-kota tier dua dan tiga untuk mendukung pemerataan akses keuangan masyarakat.

Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan pihaknya mengapresiasi usaha LinkAja membantu dunia usaha, pelaku UMKM, dan masyarakat Indonesia dengan memberikan layanan keuangan digital untuk memenuhi seluruh aspek kehidupan masyarakat.

Saat ini LinkAja telah dapat digunakan di lebih dari 7.500 online marketplace serta bekerja sama dengan lebih dari 400.000 merchant nasional dan lebih dari 750 pasar tradisional.

Penulis: Fandi Permana
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved