Kamis, 11 Juni 2026

Industri Esport Tumbuh Pesat di Asia Tenggara, 43 Persen Dikontribusi Indonesia

Indonesia telah menyumbang pendapatan senilai 2,08 miliar dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp 30 triliun dari industri esport

Tayang:
Penulis: Hanang Yuwono
Editor: Choirul Arifin
Oppo
Ilustrasi - Bermain game di smartphone. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hari Darmawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perkembangan industri esport di Indonesia dan Asia Tenggara dinilai naik pesat dan menciptakan ekosistem baru dalam dunia games.

Menurut Co-Founder & Chief Marketing Officer Evos Esports Michael Wijaya, gamers  esport di Asia Tenggara saat ini diperkirakan mencapai 274,5 juta orang.

"Dari total tersebut, Indonesia berkontribusi sekitar 43 persen dari jumlah kumulatif para games di Asia Tenggara," kata Michael, Jumat (6/8/2021).

Michael juga mengungkapkan, Indonesia telah menyumbang pendapatan senilai 2,08 miliar dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp 30 triliun dari industri esport ini.

"Tingginya jumlah gamers dan jumlah pendapatan ini, menjadi indikasi bahwa industri Esport memiliki potensi yang besar di Indonesia," kata Michael.

Baca juga: Industri Keuangan Mulai Lirik Esport untuk Bisnis Digital Payment

Menurut data yang dimiliki Michael, bahwa Esports ini juga sangat diminati oleh kalangan anak muda dimana sekitar 58 persen dari penggemar EVOS dan esports berasal dari anak muda berusia dibawah 18 tahun.

Baca juga: Hobi Main Game, Baim Wong Dilirik Jadi Brand Ambassador MPL

"Kemudian sekitar 41 persen dari para penggemar EVOS dan esports berasal dari kalangan millennial berusia 19-29 tahun," ujar Michael.

Besarnya jumlah fanbase ini, lanjut Michael, juga diikuti dengan tingginya intensitas waktu yang dihabiskan oleh para penggemar esports ini untuk bermain game pilihan mereka.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved