Breaking News:

Jack Ma Dikabarkan Muncul di Hong Kong, Harga Saham Alibaba Sempat Melonjak 18 Persen

Menurut dua sumber yang berbicara kepada media lokal itu, Ma terpantau sedang berada di pusat kota Hong Kong pada 1 Oktober lalu.

Editor: Hendra Gunawan
Youtube World Economic Forum
Pendiri Alibaba, Jack Ma 

TRIBUNNEWS.COM -- Lama menghilang, pendiri Alibaba Group, Jack Ma dikabarkan terlihat di daerah Hong Kong.

Jack Ma membatasi diri tampil di publik setelah mengkritik pemerintah China pada Oktober 2020 lalu.

Misteri mengenai keberadaan Jack Ma hinggasaat ini belum terpecahkan.

Namun, sebuah media berita lokal Hong Kong, TheStandard, mengklaim bahwa Jack Ma kini sedang "berkeliaran" di wilayah tersebut.

Baca juga: Mulai 8 Oktober, Raksasa e-commerce China Alibaba Stop Penjualan Peralatan Penambangan Kripto

Menurut dua sumber yang berbicara kepada media lokal itu, Ma terpantau sedang berada di pusat kota Hong Kong pada 1 Oktober lalu.

Tidak disebutkan apa yang dilakukan Ma di Hong Kong, begitu juga tempat spesifik yang ia kunjungi, dan sejak kapan sebenarnya ia sudah di daerah otonom tersebut.

Yang jelas, apabila kabar ini akurat, kehadiran Ma di Hong Kong sejatinya bakal menepis rumor yang berseliweran selama ini, yang mengklaim bahwa dia dilarang bepergian ke luar mainland China karena "perseteruannya" dengan pemerintah setempat.

Terlepas dari itu, informasi kemunculan Ma di Hong Kong ini tampaknya meningkatkan sentimen publik dan investor.

Baca juga: Dukung Kartu Prakerja, Alibaba Cloud Siapkan Infrastruktur Digital dan Siap Latih Talenta Terbaik

Sebab, harga saham Alibaba Group sempat naik 18 persen pada pembukaan perdagangan Senin (4/10/2021) ke angka 167 dolar Hong Kong (sekitar Rp 304.000).

Padahal, saat perdagangan Kamis (30/9/2021), harga saham hanya mentok di angka 142 dolar Hong Kong (sekitar Rp 268.000) saja.

"Menghilang" sejak mengkritik pemerintah China

Sebagai informasi, kehadiran Jack Ma di ruang publik sangat berkurang, pasca ia mengkritik pemerintah China tentang regulasi finansial dan perbankan di Negeri Panda dalam sebuah pidato di Shanghai, 24 Oktober 2020 lalu.

Saat itu, Jack Ma menilai regulasi yang berlaku mengekang inovasi dan perlu direformasi.

Setelah kritikan tersebut, anak perusahaan Alibaba Group, Ant Group juga gagal melantai di bursa saham. (Bill Clinten)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Misteri Keberadaan Jack Ma di Hong Kong"

Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved