Senin, 25 Mei 2026

Apes, Pria asal United Kingdom Beli iPhone 13 Pro tapi Malah Dapat Cokelat dan Tisu

Seorang pria asal Britania Raya bernama Daniel Carroll yang membeli iPhone 13 Pro Max untuk hadiah Natal malah mendapatkan benda lain.

Tayang:
Editor: Sanusi
tangkap layar Apple.com/id
Kiri iPhone 13 Pro, kanan iPhone 13 Pro Max 

TRIBUNNEWS.COM - Daniel Carroll, pria asal Britania Raya (United Kingdom/UK) membeli iPhone 13 Pro Max untuk hadiah Natal tapi malah mendapatkan benda lain.

Alih-alih mendapatkan iPhone 13 Pro Max yang dipesannya, Carroll malah malah mendapatkan dua batang cokelat seberat 120 gram yang dibungkus dengan tisu toilet.

Kejadian ini dibagikan Carroll melalui kicauan di akun Twitter pribadinya.

Baca juga: Kisah Budi Tertipu Toko Online, Niat Beli iPhone 11 Promax Murah, Rp 9 Juta Amblas

Cerita berawal ketika Carrol memesan iPhone 13 Pro Max seharga 1.000 Poundsterling (sekitar Rp 19,1 juta) di situs Apple pada 2 Desember 2021.

Ponsel tersebut dijadwalkan dikirim paling cepat pada 17 Desember 2021 menggunakan jasa ekspedisi DHL.

Nah, pada hari-H pengiriman, yakni Jumat (17/12/2021), Carroll mengatakan dirinya menerima pembaruan status pengiriman yang tidak sesuai dari DHL.

Baca juga: Daftar Harga HP iPhone Terbaru Desember 2021: iPhone X, iPhone 11 hingga iPhone 13 Pro Max

"Awalnya status paket saya tertulis 'out for delivery' (kurir sedang mengirim paket ke alamat penerima). Beberapa saat kemudia, status jadi 'delayed', lalu kembali ke 'out for delivery' antara pukul 13:45-14:45," kata Carroll, sebagaimana dikutip KompasTekno dari Mirror UK, Jumat (31/12/2021).

"Saya ada di rumah sepanjang hari dan tidak ada (paket) yang datang," lanjut dia.

Karena paketnya tak kunjung ia terima, Carroll akhirnya memutuskan untuk mengambil sendiri paket berisi iPhone 13 Pro Max langsung ke gudang DHL di West Yorkshire.

Tweet Daniel Carroll soal kasus iPhone 13 Pro Max
Tweet Daniel Carroll soal kasus iPhone 13 Pro Max pesanannya yang ditukar dengan dua batang cokelat.

"Pada hari Senin (20 Desember), saya melakukan perjalanan sejauh 38 km pulang-pergi untuk mengambil paket," kata Carroll.

Saat sampai di rumah, Carroll menyadari bahwa paket miliknya itu telah dirusak karena selotip pada paket cukup longgar.

"Karena saya masih merasakan berat, saya baru membukanya d rumah. Ternyata ada tisu toilet yang bau dan dua bata cokelat putih di dalamnya (bukan iPhone 13 Pro Max yang dipesan)," kata Carroll.

Terkait masalah ini, Carroll sudah berusaha menghubungi pihak DHL.

"Sampai menghubungi melalui LinkedIn, saya baru berhasil mendapatkan perhatian dari manajer layanan pelanggan yang menyarankan pihaknya untuk memeriksa CCTV," kata Carroll.

Carroll sendiri juga bekerja untuk perusahaan logistik seperti DHL. Menurut dia, tidak ada alasan mengapa paket tidak bisa dilacak sebelum diterima oleh si penerima.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved