Jaringan 5G di Indonesia Diproyeksikan Merata dalam 3 Tahun ke Depan

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum mengadopsi jaringan internet 5G di Indonesia.

Penulis: Hari Darmawan
Editor: Choirul Arifin
Techxplore
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hari Darmawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) memproyeksikan pemerataan jaringan internet 5G di Indonesia akan merata dalam 3 tahun dari sekarang.

Kepala Riset dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Kemkominfo Basuki Yusuf Iskandar mengatakan, Indonesia telah mempersiapkan diri sejak 2015 untuk teknologi jaringan 5G ini.

"Beberapa infrastruktur telekomunikasi seperti Ericsson dan Huawei pun sudah menguji jaringan 5G di Indonesia dan beberapa provider sudah mulai meluncurkan jaringan 5G mereka," kata Basuki, Selasa (16/2/2022).

Meski begitu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum mengadopsi jaringan internet 5G di Indonesia.

Kesiapan yang dimaksud yaitu segi teknologinya, kesiapan industri, regulasi dan ekosistem masyarakat dalam implementasi 5G.

Baca juga: Percepat Digitalisasi, Kawasan Jababeka Bakal Dilengkapi Layanan 5G

"Dengan kesiapan untuk mengimplementasikan jaringan 5G ini, tentunya nantinya dapat dimanfaatkan secara maksimal baik itu di industri dan masyarakat," ujar Basuki.

Sebagai informasi Jaringan 5G sendiri, merupakan sebuah teknologi generasi kelima yang dirancang untuk meningkatkan kualitas kecepatan jaringan seluler.

Baca juga: Jaringan 5G Sudah Bisa Diakses oleh Pengguna iPhone di Indonesia

Teknologi 5G juga disebut dapat mengurangi latensi pada koneksi jaringan internet dan dapat meningkatkan fleksibilitas layanan nirkabel.

Mengutip dari laman situs Cisco, teknologi 5G juga dapat menyederhanakan mobilitas para pengguna jaringan internet dengan kemampuan roaming terbuka tanpa batas untuk akses seluler dan Wi-Fi.

Cara kerja teknologi 5G juga disebut dapat memberikan keuntungan bagi dunia industri.

Baca juga: Jangan Keliru, Ini Perbedaan antara 5G, 5G Plus, 5G UW, dan 5G UC

Contohnya pada industri otomotif, teknologi 5G dapat dikombinasikan dengan algoritma yang digerakan oleh ML dan memberikan informasi terkait lalu lintas.

Teknologi 5G juga dapat membuat produk otomotif kendaraan roda empat menjadi lebih canggih, pasalnya saat ini sudah banyak produsen otomotif yang menggunakan internet pada fitur kendaraan roda empat.

Kemampuan internet 5G juga disebut berkecepatan 10 kali lebih cepat dari jaringan 4G, mampu memberikan layanan streaming film dan video tanpa nge-lag dan berkualitas tinggi dan cloud gaming dengan latensi rendah.

Selain itu juga bisa memberi ketersediaan dan kapasitas data besar, kualitas video call lebih lancar dan jernih, terhubung dengan berbagai perangkat ioT, virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR) serta Kecepatan download tinggi.   

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved