Instagram Perketat Pengaturan Konten Sensitif Bagi Remaja, Begini Cara Mengaktifkan Fiturnya

Saat ini, bagi pengguna Instagram berusia di bawah 16 tahun secara otomatis akan menggunakan pengaturan konten sensitif "Less".

BBC
Instagram memperbarui fitur keamanannya dengan memperketat pengaturan konten sensitif bagi pengguna remaja di platformnya.  

Laporan Wartawan Tribunnews, Nur Febriana Trinugraheni
 
TRIBUNNEWS.COM, CALIFORNIA - Instagram memperbarui fitur keamanannya dengan memperketat pengaturan konten sensitif bagi pengguna remaja di platformnya. 

Sebelumnya, fitur Sensitive Content Control di Instagram akan membatasi munculnya konten-konten sensitif di platform ini bagi pengguna remaja (di bawah usia 18 tahun) dengan menghadirkan dua pilihan, yaitu pengaturan konten "Less" dan Standard". 

Saat ini, bagi pengguna Instagram berusia di bawah 16 tahun secara otomatis akan menggunakan pengaturan konten sensitif "Less". Langkah ini dipilih Instagram untuk menghadirkan pengalaman yang lebih aman di ruang digital.

Baca juga: Cara Memulihkan Konten yang Telah Dihapus di Instagram

Melansir dari Techcrunch, perubahan ini akan diluncurkan ke pengguna platfrom ini di seluruh dunia, di tengah meningkatnya tekanan regulasi mengenai layanan jejaring sosial dan masalah keamanan.

Melalui perubahan ini, akan mempersulit pengguna remaja menemukan konten yang bersifat sensitif di Pencarian/Search, Explore, Halaman Hashtag, Reels, Feed Recommendation, dan Suggested Accounts. 

Selain itu, Instagram juga sedang menguji cara baru untuk mendorong pengguna remaja memperbarui pengaturan keamanan dan privasi mereka.

Platform ini akan memberikan petunjuk yang meminta mereka untuk meninjau pengaturan yang mencakup mengontrol siapa saja yang dapat membagikan ulang konten mereka, mangizinkan siapa saja yang dapat mengirim pesan melalui Direct Message (DM) dan menghubungi mereka, konten apa yang dapat mereka lihat, serta mengatur durasi penggunaan Instagram

“Ini semua dalam upaya agar tim pada dasarnya memiliki pengalaman pencarian yang lebih aman, untuk tidak melihat begitu banyak konten sensitif dan secara otomatis melihat lebih sedikit daripada orang dewasa mana pun di platform,” kata Manajer Komunikasi Kebijakan Instagram, Jeanne Moran. 

Pada bulan Desember 2021, tepat sebelum kesaksian bos Instagram Adam Mosseri di hadapan Senat AS mengenai dampak aplikasi tersebut ke pengguna remaja, Instagram mengumumkan rencana untuk meluncurkan serangkaian fitur keamanan dan kontrol orang tua.

Dalam sidang Senat tahun lalu, Instagram menyadari dampak negatif dari platformnya bagi kesehatan mental dan pengguna yang lebih muda.

Baca juga: Instagram Izinkan Pengguna Bagikan Postingan, Reels dan Lokasi Lewat Kode QR  

Layanan jejaring sosial ini kemudian mengambil tindakan pencegahan yang memadai pada tahun 2021, dengan membuat perubahan sehubungan dengan penggunaan aplikasinya bagi remaja dan konten apa saja yang dapat mereka lihat di platform tersebut. 

Pada bulan Juni tahun lalu Instagram merilis fitur Sensitive Control Content, yang memungkinkan penggunanya mengurangi kemunculan konten sensitif, yaitu konten yang menggambarkan kekerasan, bersifat seksual, atau konten mengenai penggunaan barang-barang terlarang. 

Sementara pada Bulan Maret tahun ini, Instagram meluncurkan fitur kontrol orang tua dan keamanan untuk melindungi remaja dari interaksi pengguna dewasa yang tidak mereka kenal. 

Berikut langkah-langkah yang dapat diikuti bagi pengguna yang ingin menggunakan fitur Sensitive Control Content:

1. Buka profil Instagram

2. Tekan menu "Pengaturan/Settings" di sudut kanan atas

3. Tekan "Akun/Accounts"

4. Tekan Sensitive Control Content, di sini pengguna dapat memutuskan apakah akan mempertahankan setelan “Standard” atau "Less". Pengguna juga mengubah pilihan ini  kapan saja.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved