Swasta Dorong Pengembangan SDM Talenta Digital di Indonesia Timur

Membangun ekosistem digital dengan menghadirkan para speakers, institusi yang kompeten khususnya pada bidang digital dan leadership.

Tribunnews/JEPRIMA
Pengunjung mengamati teknologi yang dihadirkan Schneider pada Indonesia 4.0 Conference & Expo beberapa waktu lalu, Martin menekankan pentingnya penerapan software berlandaskan otomatisasi universal, penguatan keamanan siber, dukungan SDM digital terlatih dan ekosistem kemitraan yang kolaboratif untuj mewujudkan janji penuh dari Revolusi Industri 4.0 untuk keberlanjutan bisnis dan bumi. Tribunnews/Jeprima 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kalla Group melakukan kolaborasi dengan stakeholder Binar untuk mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) talenta digital.

Kalla dan Binar melakukan penandatanganan kerjasama (MoU) setelah kedua belah pihak memiliki kesamaan visi dan misi dalam mengembangkan potensi anak muda Indonesia Timur dan kota Makassar.

Kolaborasi ini ditandai dengan kehadiran Binar dalam Kalla Youth Fest 2022 yang dilaksanakan selama dua hari, 17-18 September 2022.

Binar sendiri merupakan aplikasi belajar keahlian digital yang didirikan pada tahun 2017 oleh Alamanda Shantika bersama dua alumnus Gojek lainnya, yaitu Dita Aisyah dan Seto Lareno.

Baca juga: Indonesia Masih Butuh Sembilan Juta Talenta Digital Hadapi Kemajuan Zaman

People & Process Director Kalla Disa Rizky Novianty mengungkapkan transformasi digital yang membutuhkan otomasi dalam berbagai sektor menjadi alasan Kalla berkolaborasi dengan Binar Academy.

“Kami melihat bahwa Binar memiliki portfolio dan program-program yang sangat mendukung transformasi digital dan berbagai digital project kami ke depan. Semoga kolaborasi ini akan melahirkan berbagai talent digital yang siap menjadi bagian dalam ekosistem digital kami,” jelasnya dikutip Senin (19/9/2022).

Lebih lanjut Disa menyebutkan, Kalla Youth Fest 2022 sejalan dengan misi Kalla untuk membangun ekosistem digital dengan menghadirkan para speakers dan institusi yang kompeten khususnya pada bidang digital dan leadership.

“Selama dua hari ini, kami fokus membangun kesadaran terkait Digital Leadership kepada anak muda kota Makassar. Tentu melalui MoU ini, kolaborasi kita dapat berjalan lebih lama dan lebih impactful,” terang Disa.

CEO Binar Alamanda Shantika menuturkan, pihaknya memiliki harapan untuk bisa menghadirkan digital skill yang inklusif bagi berbagai kalangan masyarakat di seluruh Indonesia.

“BINAR kini tengah berupaya untuk mengembangkan lebih banyak talenta di seluruh Indonesia. Sebagai kota terbesar di Indonesia Timur, Makassar menjadi salah satu prioritas kami,” imbuhnya.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved