Amar Bank Gandeng MongoDB untuk Permudah Pencairan Pinjaman Debitur Kecil

Amar Bank mengandeng MongoDB untuk mempermudah proses pencairan pinjama untuk debitor mikro kecil yang belum bankable.

Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Choirul Arifin
Forbes
Amar Bank mengandeng MongoDB untuk mempermudah proses pencairan pinjama untuk debitor mikro kecil yang belum bankable. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Eko Sutriyanto 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Calon debitur mikro dan kecil selama ini kesulitan mengakses pinjaman dari lembaga keuangan karena persyaratan pengajuan pinjaman yang rumit seperti proses yang rumit, persyaratan agunan dan riwayat kredit yang harus baik.

Mengatasi tantangan data dan skalabilitas teknologi, Amar Bank mengandeng MongoDB untuk mengelola data non-relasional dalam jumlah besar yang akan disandingkan dengan data terstruktur untuk keputusan pinjaman yang lebih efisien dan tepat sasaran.

MongoDB menyediakan platform data pengembang bernamaMongoDB Atlas untuk membantu tim pengembangan agar dapat bergerak lebih cepat, tangkas, dan mengurangi kompleksitas infrastruktur data.

Platform ini didukung database dokumen yang akan menyimpan data secara lebih fleksibel dan dapat dengan mudah menangani berbagai jenis data, berbeda dengan tabel dan baris seperti yang berada di dalam database relasional tradisional.

Kevin Kane, Chief Technology Officer Amar Bank mengatakan, untuk mengembangkan model kredit, pihaknya membuat satu garis antara data terstruktur dan tidak terstruktur untuk melakukan pemodelan data menggunakan MongoDB.

Baca juga: KUR, Solusi Pembiayaan Usaha Mikro Tanpa Perlu Khawatir Rentenir

"Ketika kami sudah membuktikan bahwa model tersebut berfungsi dengan baik, kami akan mengimplementasikan ke dalamd produksi. Setelah diterapkan ke produksi, kami menggunakan kedua jenis data tersebut untuk memberikan skor yang akan menentukan apakah kami dapat memutuskan untuk menawarkan pinjaman dan berapa jumlah pinjamannya,” kata Kevin melalui keterangan tertulis, Minggu (2/10/2022).

Amar Bank selama ini fokus menyediakan pinjaman mikro melalui platform pinjaman digital berbasis data, Tunaiku, kepada masyarakat yang belum bisa mendapatkan layanan keuangan dari bank umum.

Baca juga: PNM Bina Wanita Ultra Mikro Budi daya Lebah Klanceng di Purwokerto

Proses persetujuan pinjaman dibuat cepat, hanya dalam waktu 24 jam.

Ahmad Fikri, VP Infrastructure, Operation & Cyber Security Amar Bank, mengatakan, pertumbuhan Tunaiku dan penambahan lebih banyak nasabah dan data maka pengoperasian serta pengelolaan data menjadi lebih menantang.

"MongoDB telah membantu kami tumbuh dan berkembang untuk mengelola jenis-jenis data tidak terstruktur yang baru,” katanya.

Baca juga: WEGE Gelar Pelatihan CSR Digital Marketing Bagi Pengusaha Mikro

Suvig Sharma, Wakil Presiden Regional ASEAN, MongoDB mengatakan kerjasama Amar Bank di Indonesia merupakan bagian dari upaya membangun model bisnis baru dan membantu meningkatkan kehidupan masyarakat.

Amar Bank melalui Tunaiku telah menyalurkan lebih dari Rp8 triliun kepada lebih dari 575.000 masyarakat di 2022.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved