Kamis, 7 Mei 2026

Genjot Penjualan Akhir Tahun Ini, Apple Buka 100 Toko Eksklusif di India

Rencana ekspansi akan dilakukan Apple dengan menggandeng Tata Group perusahaan pengembang perangkat lunak asal India.

Tayang:
Business Insider
Apple Inc dilaporkan tengah memperluas ekspansinya, dengan membuka 100 toko premium reseller yang tersebar di pusat perbelanjaan hingga area pertokoan di seluruh penjuru India. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Namira Yunia Lestanti

TRIBUNNEWS.COM, MUMBAI – Apple Inc dilaporkan tengah memperluas ekspansinya, dengan membuka 100 toko premium reseller yang tersebar di pusat perbelanjaan hingga area pertokoan di seluruh penjuru India.

Mengutip dua orang yang mengetahui masalah tersebut rencana ekspansi akan dilakukan Apple dengan menggandeng Tata Group perusahaan pengembang perangkat lunak asal India.

“Tata telah memulai diskusi dengan mal premium dan jalan raya untuk mendapatkan ruang," kata seorang konsultan ritel yang mengetahui perkembangan tersebut.

Baca juga: Layanan Twitter Blue Siap Meluncur Senin, Pengguna Apple Dipaksa Bayar Lebih Mahal

Seperti yang dikutip dari Reuters, kerjasama ini nantinya akan digarap langsung oleh anak perusahaan Tata yang mengoperasikan toko retail elektronik terbesar di India yakni Infiniti Retail.

Baik Apple maupun Tata Group hingga kini masih enggan memberikan komentarnya, terkait kerjasama peluncuran 100 toko reseller. Namun menurut informasi yang beredar peluncuran toko ini akan mulai dilakukan Apple pada kuartal pertama tahun depan tepatnya pada Maret 2023 di kota Mumbai.

Dengan adanya ekspansi ini diperkirakan hasil penjualan ponsel iPhone, iPad, dan Smartwatch besutan Apple dapat melesat naik, dengan begini penjualan di pabrik India dapat membukukan keuntungan yang besar.

Mengungguli volume penjualan iPhone di India antara Juli dan September yang telah mencapai lebih dari 1,7 juta, menurut CyberMedia Research (CMR). Meski jumlah penjualan Apple di India belum mampu mengungguli penjualan iPhone di pabrik Foxconn China.

Namun adanya ekspansi ini diharap dapat menutup kerugian Apple selama beberapa bulan terakhir akibat eksodus para karyawan di pabrik China. Tercatat selama bulan November penjualan Apple telah menurun sebesar 11,4 persen.

"Mereka ingin meningkatkan volume yang mereka hasilkan dari India itu bisa meningkat lebih dari tiga kali lipat dari target mereka tahun ini," kata seorang eksekutif industri yang disembunyikan identitasnya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved