GADGET
Lampaui ChatGPT di Play Store, Claude Catat Lebih dari 1 Juta Pendaftaran Harian
Claude AI mencatat lebih dari satu juta pendaftaran setiap hari dan menjadi aplikasi gratis nomor satu di Play Store.
Ringkasan Berita:
- Claude AI mencatat lebih dari satu juta pendaftaran pengguna baru setiap hari secara global.
- Aplikasi Claude kini menjadi aplikasi gratis nomor satu di Play Store dan App Store, melampaui ChatGPT di beberapa wilayah.
- Persaingan perusahaan AI seperti Anthropic dan OpenAI semakin ketat di tengah meningkatnya penggunaan teknologi AI.
TRIBUNNEWS.COM - Aplikasi kecerdasan buatan Claude AI mengalami lonjakan pengguna yang signifikan.
Perusahaan pengembangnya, Anthropic, melaporkan bahwa jumlah pendaftaran pengguna baru kini telah melampaui satu juta akun setiap hari secara global.
Lonjakan ini menunjukkan meningkatnya minat pengguna terhadap model AI percakapan dan generatif yang mampu membantu berbagai kebutuhan, mulai dari menulis hingga analisis data.
Menurut laporan terbaru dari Anthropic, tren tersebut memperlihatkan bahwa pengguna mulai mencari alternatif model AI yang dianggap lebih sesuai dengan kebutuhan mereka.
Data terbaru menunjukkan aplikasi Claude kini menjadi aplikasi gratis nomor satu di toko aplikasi.
Peringkat tersebut terlihat pada dua platform utama:
- Google Play Store
- Apple App Store
Di Amerika Serikat dan beberapa wilayah lain, Claude bahkan berada di atas aplikasi ChatGPT dalam daftar aplikasi gratis paling populer.
Data tersebut dikutip dari analisis platform pemantau aplikasi AppFigures pada saat laporan dipublikasikan.
Anthropic tidak menyebutkan angka pasti total pendaftaran, namun menyatakan bahwa lebih dari satu juta orang mendaftar setiap hari untuk menggunakan layanan Claude.
Baca juga: ChatGPT Diperbarui, OpenAI Kurangi Respons yang Terasa Cringe
Persaingan dengan OpenAI
Lonjakan pengguna Claude juga terjadi di tengah meningkatnya perhatian terhadap perusahaan AI lain, termasuk OpenAI, pengembang ChatGPT.
OpenAI baru-baru ini menjadi sorotan setelah menjalin kerja sama dengan US Department of War untuk penerapan teknologi AI dalam aplikasi tertentu yang bersifat rahasia.
Kerja sama tersebut memicu diskusi mengenai penggunaan AI di sektor militer.
OpenAI menyatakan bahwa sistem keamanan yang mereka terapkan telah dirancang untuk mencegah penyalahgunaan teknologi.
Beberapa batasan yang disebutkan perusahaan antara lain:
- AI tidak dapat digunakan untuk senjata otonom
- Tidak boleh dipakai untuk pengawasan massal
- Penggunaan dalam proyek tertentu harus memiliki pengamanan tambahan
Perusahaan juga menyebut bahwa mereka telah bekerja keras memastikan implementasi teknologi tersebut tetap berada dalam batas etika yang jelas.
Di sisi lain, Anthropic juga menghadapi tantangan tersendiri. Perusahaan tersebut ditetapkan sebagai “supply chain risk” oleh United States Department of Defense.
Anthropic menyatakan akan menantang keputusan tersebut melalui jalur hukum.
Perusahaan menegaskan bahwa mereka tidak memiliki peran dalam pengambilan keputusan operasional terkait:
- pengawasan massal
- penggunaan senjata otonom
Anthropic juga menyatakan bahwa setiap perusahaan teknologi harus memiliki pembatasan yang jelas dalam penggunaan kecerdasan buatan untuk tujuan sensitif.
Meski Claude mengalami pertumbuhan pesat, ChatGPT masih memiliki basis pengguna yang sangat besar.
Berdasarkan laporan terbaru, hingga akhir Februari 2026:
- OpenAI melaporkan sekitar 900 juta pengguna aktif setiap minggu
- Lebih dari 50 juta pelanggan berbayar menggunakan layanan konsumen mereka
Data ini menunjukkan bahwa persaingan di industri AI masih sangat dinamis, dengan berbagai perusahaan berlomba mengembangkan model AI yang lebih canggih dan aman digunakan.
(Tribunnews.com/Widya)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Lampaui-ChatGPT-di-Play-Store-Claude-Catat-Lebih-dari-1-Juta-Pendaftaran-Harian.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.