Sabtu, 11 April 2026

GADGET

Layar Privasi Samsung Galaxy S26 Ultra Dikabarkan Punya Sejumlah Masalah

Galaxy S26 Ultra membawa teknologi layar privasi baru, namun sebagian pengguna melaporkan masalah kualitas layar.

Penulis: Widya Lisfianti
Editor: Sri Juliati
PhoneArena
SAMSUNG GALAXY S26 - Galaxy S26 Ultra membawa teknologi layar privasi baru, namun sebagian pengguna melaporkan masalah kualitas layar. 
Ringkasan Berita:
  1. Galaxy S26 Ultra menjadi smartphone pertama dengan privacy display bawaan.
  2. Sejumlah pengguna melaporkan layar membuat mata cepat lelah.
  3. Mode privasi juga disebut menurunkan kualitas gambar dan ketajaman layar.

TRIBUNNEWS.COM - Samsung menghadirkan inovasi baru pada ponsel flagship terbarunya, Galaxy S26 Ultra, dengan memperkenalkan teknologi layar privasi bawaan atau privacy display. 

Teknologi ini diklaim menjadi yang pertama di dunia pada smartphone.

Berbeda dengan fitur privasi berbasis perangkat lunak atau pelindung layar tambahan, teknologi ini langsung terintegrasi pada panel layar ponsel. 

Namun setelah perangkat mulai digunakan oleh pengguna, muncul sejumlah laporan mengenai beberapa kekurangan dari teknologi tersebut.

Cara Kerja Privacy Display

Teknologi layar privasi pada Galaxy S26 Ultra menggunakan dua jenis piksel yang berbeda dalam satu panel layar.

  • Piksel standar yang memancarkan cahaya ke sudut yang lebih luas
  • Piksel khusus yang memfokuskan cahaya hanya ke arah depan

Dengan kombinasi tersebut, ponsel dapat mengaktifkan mode privasi. 

Ketika mode ini aktif, hanya piksel khusus yang bekerja sehingga layar hanya dapat terlihat jelas oleh pengguna yang melihat langsung dari depan.

Samsung juga menyediakan beberapa opsi pengaturan untuk fitur ini, sehingga pengguna dapat menyesuaikannya sesuai kebutuhan.

Baca juga: Detail Samsung Galaxy S26 Ultra Diungkap, Sosok Ini Klaim Terima Unit Lebih Cepat

Beberapa opsi pengaturan tersebut antara lain:

  • Mengaktifkan mode privasi hanya pada aplikasi tertentu
  • Mengaktifkan privasi saat memasukkan PIN atau data sensitif
  • Menyembunyikan hanya sebagian layar, misalnya saat notifikasi muncul

Teknologi ini memungkinkan bagian tertentu dari layar disamarkan, sementara bagian lain tetap terlihat normal.

Laporan Masalah dari Pengguna

Meski terdengar menarik, beberapa pengguna melaporkan adanya masalah pada layar Galaxy S26 Ultra.

Beberapa keluhan yang muncul di antaranya:

  • Mata terasa cepat lelah setelah menggunakan ponsel dalam waktu singkat
  • Layar terlihat kurang halus dibandingkan generasi sebelumnya
  • Membaca teks dalam waktu lama terasa kurang nyaman

Laporan tersebut muncul bahkan ketika mode privasi tidak diaktifkan.

Penurunan Kualitas Gambar saat Mode Privasi

Masalah lain yang cukup terlihat adalah penurunan kualitas gambar saat mode privasi diaktifkan.

Perubahan yang dilaporkan antara lain:

  • Resolusi layar terlihat menurun
  • Ketajaman gambar berkurang
  • Kontras warna menjadi lebih lemah
  • Warna tampak lebih redup

Karena itu, mode privasi maksimal dianggap hanya cocok digunakan pada situasi tertentu, misalnya ketika ingin menyembunyikan informasi dari orang lain di tempat umum.

Selain itu, sudut pandang layar yang menjadi gelap juga dinilai masih terbatas. 

Artinya, orang di sekitar pengguna masih bisa melihat sebagian isi layar jika berada pada sudut tertentu.

Lapisan Anti-Refleksi juga Dikabarkan Berkurang

Galaxy S26 Ultra juga disebut mengalami sedikit penurunan pada fitur lapisan anti-refleksi layar.

Pada generasi sebelumnya, Galaxy S25 Ultra memiliki lapisan anti-glare yang cukup kuat untuk mengurangi pantulan cahaya.

Namun pada Galaxy S26 Ultra, beberapa laporan menyebutkan:

  • Efek anti-refleksi masih ada
  • Tetapi kemampuannya sedikit lebih lemah dibanding generasi sebelumnya

Belum ada konfirmasi resmi apakah perubahan ini berkaitan langsung dengan teknologi privacy display.

Inovasi yang Masih Berpotensi Berkembang

Meski memiliki sejumlah kekurangan, teknologi layar privasi pada Galaxy S26 Ultra tetap dianggap sebagai langkah inovatif.

Beberapa produsen smartphone lain bahkan disebut mulai mengembangkan teknologi serupa. 

Dengan pengembangan lebih lanjut, fitur ini diperkirakan bisa menjadi lebih baik pada generasi perangkat berikutnya.

Langkah Samsung menghadirkan fitur baru ini juga dinilai menunjukkan upaya perusahaan untuk kembali menghadirkan inovasi pada lini ponsel flagship mereka.

(Tribunnews.com/Widya)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved