LG WashTower Tembus 3,2 Juta Unit, Bidik Indonesia Lewat Ekosistem AI Home
LG jual 3,2 juta WashTower global. Strategi berbasis konsumen dan AI jadi kunci, Indonesia dibidik lewat ekspansi ekosistem rumah pintar.
Ringkasan Berita:
- LG Electronics mencatat penjualan WashTower tembus 3,2 juta unit secara global.
- Strategi berbasis kebutuhan konsumen dan integrasi AI jadi kunci keberhasilan.
- LG bidik Indonesia lewat penguatan ekosistem AI Home di kawasan Asia.
TRIBUNNEWS.COM – LG Electronics mengungkap strategi di balik kesuksesan global produk mesin cuci terintegrasi WashTower yang telah terjual lebih dari 3,2 juta unit di seluruh dunia.
Pencapaian ini menjadi bagian dari pendekatan besar LG dalam membangun ekosistem rumah pintar berbasis kecerdasan buatan (AI), termasuk menyasar pasar Indonesia yang dinilai potensial.
Regional CEO LG Electronics Asia Pacific, Jaeseung Kim menyinggung pengembangan inovasi dan teknologi di negara Asia.
“Asia merupakan salah satu pasar paling dinamis dan penting bagi kami, dan InnoFest 2026 menjadi kesempatan penting untuk terhubung dengan mitra sekaligus membagikan visi masa depan,” jelas Kim dalam keterangannya.
Ia menegaskan, LG akan terus mengembangkan solusi rumah berbasis AI yang disesuaikan dengan gaya hidup lokal di kawasan Asia.
Sementara, President of LG Indonesia, Ha Sang-chul menyatakan, InnoFest 2026 bukanlah sekedar merilis produk ataupun laga inovasi.
"Lebih dari itu, berbagai produk yang hadir di Innofest ini menjadi representasi nyata upaya LG tentang pengembangan berkelanjutan yang berakar dari pemahaman kebutuhan lokal. Dengan komitmen yang sama, kami akan segera membawanya ke Indonesia. Lebih dari sekedar membawa kemudahan, namun menjadikannya bagian dari solusi nyata yang membawa kualitas hidup lebih baik," ujarnya.
LG menyebut strategi bisnisnya berangkat dari riset gaya hidup pengguna, mulai dari kebiasaan mencuci, mengelola rumah, hingga kebutuhan efisiensi waktu. Pendekatan ini diterjemahkan dalam desain WashTower yang menggabungkan mesin cuci dan pengering dalam satu unit praktis.
Selain itu, perubahan desain seperti penempatan panel kontrol di bagian tengah dinilai meningkatkan kenyamanan penggunaan, sehingga lebih mudah dijangkau berbagai segmen pengguna.
“Semua dimulai dari pelanggan,” ujar perwakilan LG dalam forum tersebut, menekankan bahwa inovasi diarahkan untuk menghadirkan solusi nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Keberhasilan WashTower juga ditopang teknologi berbasis AI, seperti AI DD (Artificial Intelligence Direct Drive) yang mampu mendeteksi jenis kain dan menyesuaikan pola pencucian secara otomatis.
Fitur lain seperti Smart Pairing hingga konektivitas melalui platform ThinQ memperlihatkan arah pengembangan LG menuju ekosistem rumah pintar yang terintegrasi. Perangkat tidak lagi berdiri sendiri, melainkan menjadi bagian dari sistem AI Home yang saling terhubung.
Konsep ini memperkuat visi LG dalam menghadirkan hunian cerdas, di mana berbagai perangkat dapat beroperasi secara otomatis dan terkoordinasi untuk meningkatkan efisiensi serta kenyamanan pengguna.
Innofest 2026: Panggung Ekspansi AI Home di Asia
Dalam LG Innofest 2026, LG juga menampilkan inovasi AI Home melalui berbagai zona pengalaman yang menggambarkan kehidupan rumah tangga modern di Asia.
Pameran ini menjadi bagian dari strategi ekspansi LG di kawasan Asia Pasifik, dengan fokus pada penguatan ekosistem perangkat pintar dan penetrasi pasar premium.
Selain menampilkan teknologi, LG juga memperkenalkan pendekatan pemasaran baru seperti live commerce langsung dari lokasi acara, untuk memperkuat interaksi dengan mitra dan konsumen.
LG menilai Indonesia sebagai salah satu pasar dengan potensi pertumbuhan terbesar, terutama untuk produk premium dan perangkat rumah tangga berbasis AI.
Meningkatnya kebutuhan akan solusi rumah tangga yang praktis, hemat ruang, dan efisien energi menjadi peluang besar bagi LG untuk memperluas penetrasi produk seperti WashTower.
Secara global, perangkat ini telah dipasarkan di puluhan negara dan mendapat respons positif, seiring tren gaya hidup modern yang menuntut efisiensi dan integrasi teknologi dalam rumah tangga.
Melalui kombinasi inovasi produk dan pendekatan berbasis konsumen, LG Electronics menegaskan pergeseran strategi dari sekadar produsen perangkat menjadi penyedia solusi ekosistem rumah pintar.
Ke depan, LG akan terus mengembangkan teknologi AI Home sebagai fondasi utama dalam menjawab kebutuhan hunian modern, sekaligus memperkuat posisinya di pasar Asia, termasuk Indonesia.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Pengenalan-mesin-cuci-tower-LG-berteknologi-AI.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.