GADGET
Google Hapus Sejumlah Fitur Fitbit di Aplikasi Google Health
Google menghapus sejumlah fitur populer Fitbit saat transisi ke aplikasi Google Health terbaru.
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM - Google mengungkap sejumlah perubahan besar yang akan terjadi saat aplikasi Google Health mulai diluncurkan pekan depan.
Dalam pembaruan tersebut, beberapa fitur populer Fitbit dipastikan akan hilang, diganti, atau mengalami perubahan besar.
Berdasarkan laporan 9to5Google yang dipublikasikan pada 7 Mei 2026, perubahan ini mencakup fitur tidur, kebugaran, kesehatan, hingga fitur sosial yang selama ini tersedia di aplikasi Fitbit.
Pada kategori tidur, Google memastikan fitur Sleep Profile dan hewan tidur bulanan atau “sleep animals” tidak akan hadir di Google Health.
Sebagai gantinya, pengguna Fitbit Premium nantinya bisa bertanya langsung kepada Google Health Coach mengenai tipe pola tidur mereka dan mendapatkan jawaban personal berbasis AI.
Selain itu, fitur Snore Detection di Fitbit Sense dan Versa 3 juga akan dihentikan.
Sementara fitur Estimated Oxygen Variation atau EOV kini digantikan dengan data SpO2 yang tersedia di tab kesehatan.
Di sektor kebugaran, Google mengganti nama Cardio Fitness Score menjadi VO2 Max.
Perhitungan skor tersebut kini akan lebih fokus pada data lari berbasis GPS dan dapat mengambil data tambahan dari aplikasi pihak ketiga yang terhubung.
Menariknya, Google juga menghapus faktor demografi seperti tinggi dan berat badan dalam perhitungan skor kebugaran tersebut.
Perubahan lain adalah target kardio harian kini diganti menjadi target mingguan yang lebih fleksibel.
Baca juga: Google Health Hadir dengan AI Coach dan Paket Premium Baru
Menurut Google, sistem ini memungkinkan pengguna tetap mencapai target kebugaran meski sedang sibuk atau kurang sehat pada hari tertentu.
Untuk fitur kesehatan dan kebugaran lainnya, skor stres kini diubah menjadi fitur baru bernama “Resilience” dengan kategori Optimal, Balanced, atau Low.
Google juga menghapus grafik pemeriksaan stres, meski fungsi dasarnya masih tersedia di Fitbit Charge 5, Charge 6, dan Sense.
Data suhu kulit detail per menit juga tidak lagi tersedia. Pengguna hanya dapat melihat tren harian dan mingguan saja.
Di bagian pemantauan gula darah, pengguna tidak lagi bisa menambahkan gejala atau menerima pengingat pemeriksaan kadar gula darah.
Dukungan koneksi ke perangkat Lifescan juga akan dihentikan, walau pengguna masih bisa memasukkan data secara manual.
Selain itu, fitur Food Plans untuk pengaturan target kalori ikut dihapus. Pengguna kini hanya bisa mengatur target kalori dan makronutrien lewat bagian Nutrition di tab Health.
Bagi pelanggan Premium, Google juga menghapus fitur resep makanan.
Perubahan besar lainnya terjadi di sisi sosial. Google akan menghapus seluruh badge baru maupun badge lama yang sudah dikumpulkan pengguna Fitbit.
Sebagai gantinya, Google Health Coach disebut akan memberikan apresiasi atas pencapaian pengguna melalui sistem baru berbasis AI.
Profil sosial Fitbit juga berubah menggunakan nama dan foto akun Google pengguna. Informasi seperti jenis kelamin, tinggi badan, berat badan, lokasi, dan daftar teman tidak lagi ditampilkan.
Selain itu, fitur pesan langsung, grup, dan Community Feed juga akan dihapus dari layanan baru tersebut.
Google menyebut pengalaman sosial di aplikasi Fitbit lama akan mulai dikunci pada 12 Mei 2026.
Pengguna tidak bisa lagi menambah atau menghapus teman, dan papan peringkat tidak akan diperbarui sementara waktu.
Setelah pindah ke Google Health, pengguna kembali bisa mengelola teman dan mengikuti papan peringkat mingguan yang kini mendukung hitungan langkah dan Cardio Load.
(Tribunnews.com/Widya)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Google-Health-Hadir-dengan-AI-Coach-dan-Paket-Premium-Baru.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.