GADGET
Galaxy Z Fold 8 hingga Kacamata AI Dirumorkan Meluncur Juli 2026
Samsung disebut akan memperkenalkan Galaxy Z Fold 8 dan kacamata AI pertamanya pada Juli 2026.
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM - Samsung dikabarkan akan memperkenalkan sejumlah perangkat baru dalam acara Galaxy Unpacked yang digelar di London pada Juli 2026.
Selain menghadirkan generasi terbaru ponsel lipat Galaxy Z Fold 8 dan Galaxy Z Flip 8, Samsung juga disebut akan memamerkan kacamata pintar berbasis AI pertamanya yang saat ini disebut Galaxy Glasses.
Media Korea Selatan Seoul Economic Daily pada 12 Mei 2026 melaporkan, Samsung diperkirakan menggelar Galaxy Unpacked pada 22 Juli mendatang.
Acara itu akan menjadi peluncuran besar Samsung untuk produk paruh kedua tahun ini.
Informasi soal tanggal acara ini juga sebelumnya sempat diungkap 9to5Google pada 9 April 2026.
Dalam laporannya, Samsung disebut memilih London sebagai lokasi peluncuran terbaru mereka setelah sebelumnya acara Fold dan Flip digelar di Korea Selatan, Paris, hingga New York.
Dalam acara tersebut, Samsung dirumorkan akan memperkenalkan:
- Samsung Galaxy Z Fold 8
- Samsung Galaxy Z Flip 8
- Galaxy Watch 9 Series
Tidak hanya itu, Samsung juga disebut sedang menyiapkan model baru bernama Fold Wide.
Baca juga: Samsung Tembus Valuasi Rp16 Ribu Triliun di Tengah Rumor Kerja Sama dengan Apple
Perangkat ini dikabarkan memiliki desain lebih lebar dibanding seri Fold sebelumnya.
Samsung disebut ingin membuat layar luar lebih nyaman digunakan, sementara saat dibuka ukuran layarnya akan terasa lebih mirip tablet untuk kebutuhan multitasking.
Langkah ini dianggap sebagai strategi Samsung untuk mempertahankan dominasi di pasar HP lipat, terutama karena Apple dirumorkan akan memperkenalkan iPhone lipat pertamanya pada akhir tahun ini.
Selain HP lipat, produk yang paling menarik perhatian adalah kacamata pintar AI pertama Samsung, yaitu Galaxy Glasses.
Samsung disebut bekerja sama dengan brand kacamata Gentle Monster untuk desain perangkat tersebut.
Galaxy Glasses nantinya akan menggunakan sistem operasi Android XR hasil pengembangan bersama Google dan didukung AI Gemini.
Berbeda dengan headset AR besar pada umumnya, Galaxy Glasses disebut tidak memakai layar khusus di bagian depan mata.
Perangkat ini hanya dilengkapi speaker, mikrofon, dan kamera beresolusi tinggi.
Cara kerjanya adalah kamera akan menangkap apa yang dilihat pengguna, lalu Gemini menganalisisnya secara real-time dan memberikan informasi lewat suara.
Samsung disebut ingin menjadikan perangkat ini bukan sekadar wearable biasa, melainkan bagian penting dari ekosistem AI mereka.
Galaxy Glasses Terhubung dengan SmartThings dan Mobil
Galaxy Glasses nantinya juga akan terhubung dengan ekosistem SmartThings milik Samsung yang saat ini sudah mencakup ratusan juta perangkat di seluruh dunia.
Samsung bahkan disebut ingin menghubungkan perangkat tersebut dengan layanan mobil lewat kerja sama bersama Hyundai Motor Company dan Kia.
Melalui fitur Car-to-Home, pengguna nantinya bisa menghubungkan perangkat pintar di rumah dengan kendaraan mereka.
(Tribunnews.com/Widya)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Logo-Samsung-HO.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.