Sabtu, 16 Mei 2026

GADGET

Viral Galaxy S24 Terbakar di Korea Selatan, Samsung Dikabarkan Turun Tangan

Sebuah Galaxy S24 dilaporkan meledak saat digunakan browsing biasa di Korea Selatan pada 11 Mei 2026.

Tayang:
Penulis: Widya Lisfianti
Editor: Tiara Shelavie
Reddit
SAMSUNG GALAXY S24 - Tampilan sebuah Samsung Galaxy S24 milik seorang konsumen di Korea Selatan yang dilaporkan meledak dan terbakar pada 11 Mei 2026. 
Ringkasan Berita:
  1. Galaxy S24 dilaporkan meledak saat digunakan normal untuk browsing internet.
  2. Korban disebut mengalami gangguan pernapasan akibat asap dan trauma setelah kejadian.
  3. Samsung dikabarkan mulai menyelidiki penyebab insiden tersebut.

TRIBUNNEWS.COM - Samsung Galaxy S24 menjadi perhatian publik setelah muncul laporan bahwa smartphone tersebut meledak saat digunakan oleh pemiliknya di Korea Selatan.

Informasi ini dilaporkan oleh PhoneArena yang dipublikasikan pada 14 Mei 2026. 

Disebutkan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada 11 Mei lalu dan pertama kali dibagikan oleh seorang pengguna Reddit.

Menurut unggahan tersebut, Galaxy S24 tiba-tiba mengeluarkan asap, menjadi sangat panas, lalu meledak ketika sedang digunakan untuk browsing internet seperti biasa.

Pengguna mengaku saat kejadian ponsel tidak sedang diisi daya. 

Selain itu, perangkat juga disebut tidak pernah jatuh, tidak mengalami kerusakan fisik, dan belum pernah dibongkar ataupun diperbaiki sebelumnya.

Foto yang diunggah memperlihatkan kondisi ponsel yang rusak parah setelah insiden terjadi.

Beruntung, bagian bawah perangkat disebut terbuka saat ledakan terjadi sehingga dampaknya tidak lebih besar. 

Meski begitu, korban dilaporkan tetap mengalami gejala akibat menghirup asap serta mengalami kecemasan dan insomnia setelah kejadian tersebut.

Hingga kini, penyebab pasti ledakan masih belum diketahui. 

Tim pemadam kebakaran yang datang ke lokasi disebut menemukan tanda-tanda yang berkaitan dengan kebakaran baterai lithium-ion.

Baca juga: Samsung Tembus Valuasi Rp16 Ribu Triliun di Tengah Rumor Kerja Sama dengan Apple

Pengguna juga mengatakan bahwa pihak Samsung telah menghubunginya terkait kejadian tersebut. 

Perusahaan kemungkinan akan mengambil perangkat untuk dilakukan investigasi lebih lanjut.

Sampai sekarang, Samsung belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai penyebab insiden tersebut.

Kasus ini bukan pertama kalinya smartphone Galaxy dilaporkan terbakar atau meledak. 

Sebelumnya, pada awal tahun 2026, sebuah Samsung Galaxy S25 Plus juga dilaporkan meledak saat sedang diisi daya. 

Namun setelah penyelidikan, Samsung menyebut kejadian itu dipicu faktor eksternal.

Banyak pengguna juga masih mengingat kasus Samsung Galaxy Note 7 yang sempat menjadi kontroversi besar beberapa tahun lalu. 

Saat itu, baterai pada Galaxy Note 7 mengalami masalah desain yang membuat perangkat mudah panas hingga terbakar.

Kasus tersebut bahkan membuat Galaxy Note 7 dilarang dibawa ke pesawat di berbagai negara. 

Samsung akhirnya menarik seluruh unit Note 7 dari pasaran dan mengalami kerugian besar.

Setelah insiden itu, Samsung memperketat sistem keamanan baterai dengan delapan tahap pengujian sebelum baterai dipasang ke perangkat Galaxy. 

Karena itu, laporan smartphone Galaxy meledak kini sudah jauh lebih jarang terjadi.

PhoneArena menyebut kasus Galaxy S24 ini masih tergolong insiden terpisah jika dibandingkan dengan jutaan unit Galaxy S24 yang telah terjual di seluruh dunia.

Meski demikian, pengguna tetap disarankan menjaga keamanan smartphone untuk mengurangi risiko kerusakan baterai.

Berikut beberapa tips menjaga keamanan ponsel:

  • Gunakan charger resmi atau yang sudah memiliki sertifikasi.
  • Hindari meletakkan ponsel di bawah bantal saat mengisi daya.
  • Jangan menaruh ponsel di tempat panas seperti dashboard mobil.
  • Segera ganti baterai jika perangkat mengalami benturan atau kerusakan fisik.
  • Pengguna juga dianjurkan menghentikan penggunaan perangkat apabila ponsel mulai terasa terlalu panas, mengeluarkan bau aneh, atau muncul asap dari dalam perangkat.

(Tribunnews.com/Widya)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved