Minggu, 24 Mei 2026

GADGET

Lagu Taylor Swift hingga Kendrick Lamar Tetap Aman di TikTok

TikTok dan Universal Music Group menandatangani kerja sama baru terkait royalti artis dan perlindungan AI.

Tayang:
IST
TikTok dan Universal Music Group menandatangani kerja sama baru terkait royalti artis dan perlindungan AI. 

Ringkasan Berita:
  1. TikTok dan Universal Music Group resmi memperpanjang kerja sama multi-tahun.
  2. Kesepakatan baru mencakup perlindungan musik dari AI tidak resmi.
  3. Lagu artis besar seperti Taylor Swift tetap tersedia di TikTok.

TRIBUNNEWS.COM - TikTok dan Universal Music Group (UMG) resmi menandatangani kerja sama baru yang akan menjaga lagu-lagu artis besar tetap tersedia di platform tersebut dalam beberapa tahun ke depan.

Dikutip dari CNET, kerja sama ini mencakup perlindungan royalti artis serta aturan baru terkait penggunaan kecerdasan buatan atau AI dalam industri musik digital.

Sejumlah musisi besar di bawah naungan Universal Music Group seperti Taylor Swift, Kendrick Lamar, Sabrina Carpenter, dan Noah Kahan dipastikan tetap dapat digunakan dalam konten TikTok setelah kesepakatan baru ini berlaku.

Meski begitu, kedua perusahaan tidak mengungkap detail nilai kontrak maupun durasi pasti kerja sama tersebut. 

Mereka hanya menyebut perjanjian ini bersifat “multi-year” atau berlangsung selama beberapa tahun.

Kesepakatan ini sekaligus menandai berakhirnya konflik royalti antara TikTok dan Universal Music Group yang sempat terjadi pada 2024. 

Saat itu, UMG menarik seluruh musik artisnya dari TikTok selama sekitar tiga bulan karena perselisihan mengenai pembayaran royalti dan perlindungan terhadap AI.

Dalam pengumuman resminya, UMG menyebut kerja sama terbaru ini akan menghadirkan kampanye pemasaran yang lebih luas, dukungan promosi artis, hingga akses fitur e-commerce di TikTok

Artinya, artis nantinya bisa lebih mudah mempromosikan album, konser, hingga penjualan merchandise langsung melalui platform tersebut.

Selain soal promosi, fokus utama kerja sama ini juga berkaitan dengan penggunaan AI. 

UMG mengatakan kesepakatan baru ini memiliki perlindungan khusus yang bertujuan menjaga karya manusia tetap dihargai di tengah berkembangnya teknologi kecerdasan buatan.

Baca juga: Modal 20 Juta Followers Tiktok Tak Bisa ke Industri Film, Saputra Kori Puluhan Kali Gagal Casting

TikTok dan UMG disebut akan bekerja sama untuk menghapus musik AI tidak resmi atau lagu hasil AI yang menggunakan karya artis tanpa izin. 

Kedua perusahaan juga berjanji meningkatkan sistem atribusi agar penulis lagu dan musisi mendapatkan kredit yang lebih jelas.

Menariknya, di saat yang sama UMG juga memiliki kerja sama berbeda dengan Spotify yang justru membuka peluang penggunaan AI untuk membuat remix dan lagu cover.

Dalam kesepakatan dengan Spotify tersebut, penggemar nantinya bisa membuat remix atau cover lagu artis UMG menggunakan teknologi AI. 

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved