Kamis, 21 Mei 2026

'Wonderful Indonesia' Jadi Favorit di IFT 2015

Pemerintah Indonesia melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia di Beograd (KBRI Beograd) berpartisipasi dalam International Fair of Tourism (IFT)

Tayang:
Penulis: Edwin Firdaus
Editor: Gusti Sawabi
Tribunnews.com/Edwin Firdaus
Seni Tradisional Indonesia di Pameran Wisata Serbia 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Edwin Firdaus

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah Indonesia melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia di Beograd (KBRI Beograd) berpartisipasi dalam International Fair of Tourism (IFT) di Beograd pada tanggal 19-22 Februari 2015.

International Fair of Tourism (IFT) di Beograd merupakan event pariwisata terbesar di Serbia dan Eropa Tenggara.

Tahun 2014, IFT dikunjungi oleh lebih dari 62.000 pengunjung serta 10.625 perusahaan di bidang pariwisata.

Berdasarkan informasi dari pihak panitia yang didapat Kemenlu RI, sampai hari ke-tiga (21 Februari 2015) saja, IFT 2015 yang diikuti ribuan peserta mencatat pengunjung sekitar 74.000 orang dan diperkirakan jumlah total pengunjung tahun ini mencapai lebih dari 80.000 pengunjung.

Tahun ini, booth Indonesia dengan tema "Wonderful Indonesia" mempromosikan budaya Indonesia yang sangat kaya dari Aceh hingga Papua.

Tema "Wonderful" bertujuan untuk memperluas potensi tujuan wisata Indonesia. Bukan hanya potensi lokasi wisata yang diperlihatkan, namun juga meliputi keragaman masyarakat Indonesia, kekayaan budaya dan gaya hidup Indonesia, sumber daya alam, keanekaragaman hayati, dan juga hasil pembangunan di Indonesia.

Sementara berdasarkan pengamatan KBRI Beograd, ketertarikan pengunjung IFT 2015 terhadap destinasi wisata yang dimiliki Indonesia sangat besar.
Itu terlihat dari banyaknya pengunjung yang mendatangi booth Indonesia.

Paduan gambar berbagai destinasi wisata dan pilihan paket tour yang tersedia dengan adanya kerjasama antara perusahaan pariwisata Serbia dan Indonesia semakin membuat "Wonderful Indonesia" menjadi salah satu favorit di IFT 2015. Bahkan pada booth tour operator yang menyediakan paket ke Indonesia, selalu kehabisan brosur/pamflet paket-paket wisata Indonesia, sehingga harus mencetak ulang tiap harinya.

Booth Indonesia menampilkan tarian dan musik tradisional Indonesia dilakukan oleh para seniman asli Serbia yang selama ini dibina oleh KBRI Beograd.

"Setiap penampilan seni tradisional Indonesia selalu menarik begitu banyak pengunjung ke booth Indonesia hingga membuat lorong di depan booth begitu padat," tulis Kemenlu RI dalam keterangannya diterima Tribun, Minggu (22/2/2015).

Selain seni tradisional, booth Indonesia juga menyelenggarakan jamuan cocktail yang mengundang media dan tour operator dari Serbia. Diungkapkan Ini juga kembali buat booth Indonesia begitu padat pengunjung.

Di sela-sela jamuan, Dubes RI untuk Republik Serbia dan Montenegro, Harry Richard James Kandou sempat mengatakan bahwa terdapat peningkatan permohonan visa dari tahun 2013 ke tahun 2014. Namun jumlahnya masih dapat ditingkatkan.
Sebab mayoritas permohonan visa itu bertujuan wisata dan berdasarkan hasil diskusi dengan pada tour operator, masih banyak destinasi wisata yang belum tersentuh wisatawan di Serbia.

Duta Besar juga menyampaikan bahwa Pemerintah Indonesia menargetkan 10 juta turis asing pada tahun 2015 dan KBRI Beograd sebagai garda terdepan promosi wisata Indonesia di Serbia akan terus berusaha keras untuk ikut membantu tercapainya target tersebut.

Dalam berbagai kesempatan, Duta Besar Harry Kandou juga senantiasa menyampaikan bahwa Indonesia bukan hanya mengejar peningkatan jumlah wisatawan, tapi juga meningkatkan kualitas kunjungan wisata ke Indonesia.

"Meningkatkan kualitas dengan cara memperbanyak destinasi yang dikunjungi sehingga kunjungan menjadi lebih lama. Hal ini pada akhirnya akan meningkatkan jumlah pengeluaran turis asing pada tiap kunjungannya ke Indonesia," ujarnya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved