Breaking News:

Wisata NTT

Embung Haekrit di Kabupaten Belu, Tampak Seperti Lautan Padahal Danau Besar Bikinan Manusia

Embung Haekrit di Kabupaten Belu ini sekilas seperti lautan padahal danau besar bikinan manusia.

Pos Kupang/ Edy Bau
Asyik memancing di Embung Haekrit di Kabupaten Belu, NTT. 

Embung bisa menjadi tempat untuk menikmati sore hari, juga bisa untuk menghabiskan waktu memancing ikan. Dijamin takkan kecewa walau datang sendirian ataupun bersama keluarga tercinta anda.

Tak usah kuatir soal tempat karena selain terdapat beberapa pohon kayu putih yang rindang, pemerintah juga sudah membangun rumah lopo sebanyak tujuh buah lengkap dengan tempat duduknya sehingga anda bisa sepuasnya menikmati pemandangan di danau buatan manusia ini.

Untuk mencapai embung ini tidaklah susah. Hanya butuh waktu kurang dari 20 menit untuk sampai ke tempat ini.

Anda bisa menyusuri jalan raya Atambua-Weluli. Sampai di Fatubenao-Atambua setelah melewati jembatan kecil, masuk cabang kanan.

Setelah berjalan aspal sekitar satu kilometer lebih, anda akan memasuki jalan berbatu.

Satu kilometer kemudian, masuk cabang kiri dan berjalan lagi sekitar dua kilometer untuk pencapai puncak embung.

Jalan menuju embung ini memang masih belum diperbaiki dan berbatu. Tetapi ketika tiba di punc ak embung, jalanan rusak yang anda lewati akan terbayarkan dengan keindahan yang akan anda nikmati.

Tulisan nama embung Haekrit berukuran besar akan menjadi penanda bahwa anda telah tiba di puncak embung.

Berdasarkan data kementerian PU, embung ini dibangun antara tahun 2007-2009 oleh PT. Waskita Karya untuk irigasi dan penyediaan air bersih dengan anggaran sebesar Rp 34,8 M.

Daya tampung Embung Haekrit ialah 2,2 juta meter kubik dengan luas genangan mencapai 62 hektar.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved