Senin, 27 April 2026

Ini Alasan Koki Indonesia Disukai Industri Kapal Pesiar Mancanegara

Koki-koki Indonesia disebut-sebut disukai oleh industri kapal pesiar mancanegara. Apa penyebabnya?

Youtube
Kapal Pesiar Perancis 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Koki-koki Indonesia disebut-sebut disukai oleh industri kapal pesiar mancanegara.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Sekolah Tinggi Pariwisata Bali, Dewa GN Byomantara usai acara “Launching Estepers Executive Club” di The Sultan Hotel & Residence Jakarta, Rabu (25/11/2015).

kapal
Cak dan Ning Kota Surabaya menyambut turis yang melintasi garbarata (jembatan penghubung kapal dan terminal) saat turun dari kapal pesiar MV Seabourn Odyssey yang singgah di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur. (Kompas/Herpin Dewanto)

“Koki kita (Indonesia) sangat digemari di kapal pesiar. Saya dapat komentar dari pihak Holland American Line,” kata Byomantara kepada KompasTravel di Jakarta.

Pihak kapal pesiar asal Belanda tersebut, lanjut Byomantara, menyukai etos kerja para koki Indonesia.

Ia menyebutkan koki-koki asal Indonesia dikenal bekerja dengan tulus dan senang hati ketika menerima pekerjaan.

“Jadi mereka tidak mengeluh kalau dapat pekerjaan,” jelasnya.

Pada industri kapal pesiar tersebut, kata Byomantara, memiliki jumlah 80 persen koki asal Indonesia.

kapal
Ilustrasi: kapal pesiar. (ist)

Ia menyebutkan data dari penyalur tenaga kerja untuk kapal pesiar, CTI Group Worldwide Services, terdapat sekitar 100.000 orang yang bekerja di kapal pesiar.

“30.000 orang di antara 100.000 itu adalah kok,” tambahnya.

Tantangan yang dihadapi oleh koki-koki Indonesia selanjutnya adalah cita rasa kuliner.

Ia menjelaskan koki-koki Indonesia harus bisa memperkenalkan kuliner Indonesia di kapal pesiar.

“Kita masih kalah sama Malaysia dan Thailand untuk kulinernya. Tom Yam-nya Thailand terkenal itu,” ungkapnya.

Data BP3TKI tahun 2014 mencatat TKI yang diberangkatkan berjumlah 7.831 orang terdiri dari laki-laki 5.465 (71 persen).

Sementara untuk perempuan berjumlah 2.366 orang (29 persen).

Untuk penempatannya masih banyak di lima negara di antaranya Amerika, Turki, Italia, Cyprus, dan Jepang.

Estepers Executive Club merupakan suatu organisasi yang beranggota alumni Sekolah Tinggi Pariwisata yang berkiprah di industri hospitality dan telah menduduki posisi top management.

Tanggal 25 November 2015 dijadikan hari peresmian Estepers Executive Club.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved