5 Fakta Nasi Kucing, Nasi Bungkus Porsi Kecil yang Ada di Jogja dan Solo

Fakta menarik di balik nasi kucing yang unik ini. Berikut lima fakta menarik nasi kucing yang jarang diketahui.

5 Fakta Nasi Kucing, Nasi Bungkus Porsi Kecil yang Ada di Jogja dan Solo
TRIBUN LAMPUNG/HERU PRASETYO
Nasi kucing sajian dari Angkringan Qiting Jogja (AQJ) di kota Bandar Lampung. 

TRIBUNNEWS.COM - Siapa yang tidak kenal dengan nasi kucing?

Nasi ini biasanya dibungkus dengan daun pisang atau kertas minyak.

Nasi putih yang disajikan dengan sambal dan gereh (ikan asin) atau bandeng ini memiliki porsi yang sedikit dan banyak dijajakan di angkringan atau hik.

Tapi tahukah kamu fakta menarik di balik nasi yang banyak dijajakan di Jogja dan Solo ini?

Dirangkum TribunTravel dari beberapa sumber, berikut lima fakta menarik nasi kucing yang jarang diketahui:

1. Asal nama Nasi Kucing

Disebut nasi kucing karena pada awalnya menu nasinya terdiri dari sambal dan gereh (ikan asin) atau bandeng.

Ikan asin merupakan makanan kesukaan kucing-kucing di kampung.

Selain itu, porsinya yang sedikit semakin membuat nasi ini terkesan seperti makanan untuk kucing.

HALAMAN SELANJUTNYA >>>

Editor: Sinta Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved