Punya Vila di Tangkahan, Nicholas Saputra Tawarkan Orang yang Datang untuk Dekat dengan Alam

Kawasan Tangkahan, di Medan Sumatera Utara jadi destinasi wisata yang tiap dua bulan wajib di kunjungi oleh Nicholas Saputra.

Punya Vila di Tangkahan, Nicholas Saputra Tawarkan Orang yang Datang untuk Dekat dengan Alam
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Artis Nicholas Saputra menghadiri konferensi pers dimulainya GAYA, di Jakarta, Kamis (15/8/2019). GAYA merupakan sebuah acara fashion dan lifestyle yang dipadukan dengan gerakan kepedulian terhadap lingkungan. Tidak hanya Nicholas Saputra, Eva Celia juga turut serta dalam gerakan tersebut. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Kawasan Tangkahan, di Medan Sumatera Utara jadi destinasi wisata yang tiap dua bulan wajib di kunjungi oleh Nicholas Saputra. Ia sangat menikmati keberadaannya di sana.

Karena itu, Nicholas Saputra membangun vila di kawasan Tangkahan. Lokasinya dekat dari sungai, air terjun, dan hanya 100 meter dari taman nasional pelestarian gajah.

Pemain film ‘Aruna dan Lidahnya’ ini juga ingin lebih mengenalkan keindahan alam Tangkahan dengan membangun vila bernama Terrario dikawasan tersebut.

“Sebenarnya sih pengin mengajak orang orang untuk lebih dekat dengan alam. Ini sebuah kompleks yang sangat menarik untuk kita kunjungi, dekat dengan alam, sangat natural,” ucap Nicho, sapaan akrabnya, saat ditemui di launching Traveloka Vila dan Apartemen di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (7/11/2019).

Baca: Hobi Traveling, Ada Dua Destinasi Wajib Dikunjungi Nicholas Saputra Setiap Tahun

Baca: 7 Hotel Murah di Puncak Bogor, Tarif Mulai Rp 100 Ribuan Per Malam

Baca: Tren Staycation Tumbuh, Traveloka Hadirkan Fitur Baru Vila dan Apartemen

Awalnya Nicho hanya membuat vila untuk tempat ia menginap. Makanya, ia hanya membangun satu lodge.

Kemudian Nicho terpikir untuk menyediakan tempat juga jika ada teman atau kerabatnya kalau ada yang mengunjungi Tangkahan.

Akhirnya aktor 35 tahun itu memantapkan desain dan pembangunananya lalu mengembangkan bangunannya menjadi tiga lodge sehingga siap untuk dikomersialkan.

“Akhirnya ya sudahlah bikin yang bagus mungkin orang tertarik mau datang, karena kebetulan di daerahnya sudah banyak penginapan tapi range-nya belum lengkap, mungkin kalau mau yang nyaman bisa di vila saya,” kata Nicho.

Nicho mulai membangun vila tersebut tahun lalu dan mulai beroperasi sejak tiga bulan lalu.

“Repotnya di awal sih. Pas pembangunan sama set up kan. Desain mah cepat, pembangunannya yang sampai satu setengah tahun,” pungkas Nicho.

Penulis: Apfia Tioconny Billy
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved