Dugaan Penipuan Agen Perjalanan Wisata, Traveler Mengaku Rugi hingga Ratusan Juta

Puluhan traveler mengaku sudah menyetorkan uang muka perjalanan liburan ke luar negeri kepada Sunawar Eko Priadi

Dugaan Penipuan Agen Perjalanan Wisata, Traveler Mengaku Rugi hingga Ratusan Juta
IST
Screenshot percakapan Adi dan Dwi tentang pelunasan biaya traveling ke Turki seperti yang dibagikan Dwi kepada Tribunnews, Rabu (4/12/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kasus penipuan oleh penyelenggara perjalanan wisata (travel) kembali terjadi. Mirip kasus First Travel, kali ini dugaan serupa dilakukan oleh Easy To Holiday, travel dan trip organizer yang dikelola oleh Sunawar Eko Priadi.

Puluhan traveler mengaku sudah menyetorkan uang muka perjalanan liburan ke luar negeri kepada Sunawar Eko Priadi, namun yang bersangkutan kini disebutkan menghilang dan sulit dihubungi. 

Awalnya, travel yang dijalankan Adi, demikian Sunawar Eko Priadi biasa disapa, berjalan mulus. Dia mampu membawa para peserta traveling ke Turki, India, Jepang, hingga Kashmir.

Layanan yang menyenangkan kepada para peserta travelnya membuahkan komentar positif pada akun Instagram resminya di @easy.toholiday, yang menjadi kanalnya untuk membranding sekaligus memasarkan travel Easy To Holiday.

Sejumlah traveler kepincut untuk mendaftar menjadi peserta travel Easy To Holiday, mulai dari peserta rombongan atau private trip, hingga peserta individual atau open trip.

Peserta menyerahkan uang muka perjalanan atau down payment (DP) mulai dari Rp 4 juta hingga puluhan juta rupiah dengan cara mereka transfer ke rekening Adi.

Baca: Buruh Cuci Korban First Travel Menangis: Kami Mohon Pak Jaksa Agung Bantu Kami

Di Oktober 2019, gelagat kurang baik mulai muncul. Seperti dituturkan Febrina, salah satu peserta.  Dia menyatakan, rombongan yang akan berangkat ke Jepang ternyata jalan sendiri tanpa ditemani Adi yang tiba-tiba menghilang dan sulit dihubungi.

"Kami tetap harus bayar apartemen, karena cek yang dikasih untuk bayar apartemen ternyata bodong," keluh Febrina.

Baca: Korban First Travel Siang Ini Mau Temui Jaksa Agung, Minta Perlindungan Hukum Soal Perampasan Aset

Pengakuan Adi kepada peserta rombongan ke Jepang, dia tengah sakit. Untuk membuktikan ucapannya, Adi berhasil membawa rombongan berikutnya Ke Kashmir pada akhir Oktober 2019. Lagi-lagi dengan layanan yang ramah dan menyenangkan.

Kepada Tribunnews, Febrina mengaku ikut program-nya Adi untuk ngetrip Jepang Autumn tanggal 7 sampai 13 November 2019.

Halaman
123
Penulis: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved