Pia Made Bali Tawarkan Inovasi Bagi Wisatawan yang Ingin Bawa Oleh-oleh

Wisatawan dan masyarakat yang berada di Pulau Bali agaknya bakal punya banyak pilihan oleh-oleh.

dok pribadi
Pia made bali 

TRIBUNNEWS.COM, DENPASAR - Wisatawan dan masyarakat yang berada di Pulau Bali agaknya bakal punya banyak pilihan oleh-oleh.

Setelah menjamur berbagai pie susu & bakpia dengan tema menarik yang mengklaim diri hanya ada di Bali, kini ada pula pia kukus pertama di Bali yang muncul dengan brand Pia Made Bali .

Pia Made Bali sudah mempunya 3 store resmi, terakhir pia kukus pertama dibali ini hadir di jl. Blambangan No. 9x Kuta.

Produk Pia Made Bali ini mengklaim diri sebagai oleh-oleh lain daripada yang lain karena proses pembuatannya dengan dikukus.

Pia made bali
Pia made bali

Oleh-oleh atau buah tangan yang bisa dibeli di pulau Bali untuk dibawa pulang banyak sekali dan bentuknya beragam. Tidak hanya berupa makanan, minuman melainkan juga bisa dari hasil kerajinan tangan, kain, berbagai macam souvenir, aksesoris dan lain sebagainya.

Dan sekarang jadi primadona incaran para wisatawan & masyarakat bali untuk dibawa sebagai oleh-oleh adalah Pia Made Bali.

Pia Made Bali menawarkan inovasi bagi para wisatawan yang menginginkan buah tangan terbaru dari bali. Mempunyai keistimewaan tersendiri dibanding yang lain, Pia Made Bali merupakan Pia Kukus Pertama di Bali.

"Kami memang membuat inovasi terbaru untuk melengkapi buah tangan dari bali yakni pia kukus pertama dibali. Biasanya pia dioven atau dipanggang pembuatannya namun kami dikukus dengan isian berupa filling yang membuatnya lebih lembut dan bisa dinikmati semua orang," ungkap Nungky F Triyadi selaku Head Operasional Manager.

Pia made bali 1
Pia made bali

Di bandrol dengan harga 35 ribu rupiah, Pia Made Bali mencuri perhatian masyarakat dengan menjadi oleh-oleh terbaru paling favorite di Bali.

"Pia made bali sendiri hadir dalam beberapa varian rasa yakni original (coklat, kacang hijau & keju) serta brownies (kacang hijau, coklat & keju," ujar Nungky F Triyadi.

Berita Populer
Editor: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved