Breaking News:

Virus Corona

Respons PT KAI Daop VI Jogja tentang Potensi Penyebaran Virus Corona dalam Transportasi Publik

Respons PT KAI Daop VI Jogja tentang Penyebaran Virus Corona dalam Transportasi Publik

Hari Darmawan/Tribunnews.com
Ilustrasi. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNNEWS.COM - PT KAI Daop VI Yogyakarta melakukan sejumlah langkah antisipatif untuk menekan laju persebaran virus Corona.

Apalagi, potensi resiko persebaran virus dengan nama ilmiah Covid-19 itu dinilai bisa terjadi di tranportasi publik, termasuk kereta api.

Manajer Humas PT KAI Daop VI Yogyakarta Eko Budiyanto menyampaikan pihaknya tetap mewaspadai resiko persebaran virus Corona tersebut

"Tidak perlu panik tapi kita harus tetap waspada," ujar Eko kepada TribunSolo.com, Kamis (12/3/2020).

"Kereta api diakui sebagai fasilitas publik, walaupun penumpangnya kebanyakan domestik, kita tetap waspada," imbuhnya membeberkan.

Thermal scanner atau alat pemindai suhu tubuh sudah dipersiapkan di sejumlah stasiun kereta api.

Pemindaian suhu tubuh penumpang kereta api pun menjadi satu diantara banyak langkah antisipatif yang diterapkan PT KAI Daop VI.

"Penumpang yang masuk stasiun akan diukur, dipindai suhu tubuhnya dengan menggunakan thermal scanner," terang Eko.

Tak hanya itu, Daop VI juga melakukan pembersihan benda-benda yang ada di kereta dan fasilitas di stasiun dengan desinfektan.

"Kami juga menyediakan hand sanitizer dan membagikan masker," jelas Eko.

Baca selengkapnya>>>

Editor: Citra Agusta Putri Anastasia
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved