Mirip Lemper, Lalampa, Kudapan Khas Ternate Laris Diburu Saat Ramadan

Lalampa menjadi kudapan populer untuk jadi menu takjil berbuka puasa karena harganya murah dan mengenyangkan.

Editor: Content Writer
Instagram/SajianSedap
Kuliner khas Ternate yang diburu sebagai menu Berbuka, Lalampa. Sekilas tampilan kudapan ini mirip dengan Lemper. 

TRIBUNNEWS.COM - Masyarakat Muslim di Ternate mempunyai kudapan khas yang laris saat bulan Ramadan.

Kudapan itu adalah Lalampa, salah satu kuliner khas yang ada saat acara-acara keagamaan, salah satunya ketika bulan Ramadan tiba.

Dilansir dari Tribun Travel, Lalampa menjadi kudapan populer untuk jadi menu takjil berbuka puasa karena harganya murah dan mengenyangkan.

Sepintas, bentuk Lalampa ini mirip dengan lemper.

Lalampa terbuat dari beras ketan, julung atau ikan tuna yang dihaluskan sehingga berbentuk abon, dan campuran bumbu lainnya.

Menyerupai lemper, Lalampa juga dibungkus dengan daun pisang. Namun yang berbeda, Lalampa dimasak dengan cara pengasapan.

Dengan demikian, Lalampa mempunya aroma dan cita rasa yang khas, cocok sebagai takjil ringan untuk berbuka puasa.

Biasanya, Lalampa ini bisa ditemukan dengan di pasar-pasar tradisional di Ternate dengan kisaran harga Rp 1.000 per buahnya.

Atau, kamu juga bisa membuat sendiri Lalampa di rumah karena bahan-bahannya pun mudah didapatkan.

Pertama-tama, ada beberapa bahan yang harus disiapkan seperti, beras ketan, santan, daun salam, garam, dan daun pisang.

Kemudian, bahan isiannya terdiri dari ikan tongkol, bawang merah, bawang putih, cabe merah, santan kental, sereh, daun jeruk purut, minyak untuk menumis, garam dan penyedap rasa, gula pasir secukupnya.

Cara memasaknya pun cukup mudah, rendam beras ketan selama satu jam lalu tiriskan. Kemudian, kukus beras ketan hingga setengah matang,

Lalu rebus santan, daun salam sampai mendidih, beri garam dan aduk hingga santan meresap dan matang.

Cara membuat isiannya, haluskan semua bumbu kemudian tumis sampai harum. Setelah itu, masukan ikan tongkol yang telah di suwir.

Tambahkan santan, daun jeruk purut dan beri garam, sedikit gula pasir dan penyedap rasa, masak hingga matang.

Setelah bahan dan isian Lalampa matang, bungkus dengan menggunakan daun pisang, dan olesi bagian luarnya dengan minyak sayur.

Setelah itu, Lalampa diasapi atau dibakar.

Tujuan dilakukan pengasapan ini supaya aroma khas Lalampa menjadi lebih kuat dan orang-orang menjadi lebih berselera menyantapnya.

Setelah diasapi, sajian Lalampa khas Ternate pun siap disantap.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved