Breaking News:

Strategi Hidupkan Pariwisata, Menko Luhut: Kita Mau Kurangi Turis 'Kelas C'

Pemerintah tengah menyiapkan strategi untuk kembali menghidupkan industri pariwisata tanah air.

Tribunnews/Jeprima
Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut B Pandjaitan bersama Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), Abdulbar M Mansoer dan Ketua Steering Committee MGPA, Happy Harinto melakukan jumpa pers seusai rapat koordinasi terkait penyelenggaraan MotoGP Indonesia antara Menko Kemaritiman dan Investasi, ITDC, dan unit usaha ITDC, Mandalika Grand Prix Association (MGPA) di Kantor Kemenko Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Maritim), Jakarta Pusat, Rabu (29/1/2020). Guna menyambut gelaran MotoGP Indonesia 2021, Kemenko Maritim mendukung penuh penyelesaian pembangunan Mandalika International Street Circuit (Sirkuit Mandalika) yang merupakan sirkuit jalan raya untuk MotoGP pertama di dunia, dan penyiapan infrastruktur pendukung di kawasan pariwisata yang termasuk ke dalam lima destinasi super prioritas tersebut. Tribunnews/Jeprima 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah tengah menyiapkan strategi untuk kembali menghidupkan industri pariwisata tanah air.

Ia mengakui bahwa pandemi virus corona (Covid-19) turut berdampak pada sektor satu ini sebagai salah satu penopang perekonomian.

Oleh karena itu, pemerintah akan mencoba menggunakan strategi mengurangi turis asing kelas C dan berfokus pada upaya mendatangkan turis asing kelas A dan B.

Baca: Debat Soal Utang Negara, Jubir Luhut: Jangan Dibawa ke Urusan Politik, Kita Lelah

Baca: Tamu atau Pengunjung Tempat Pariwisata di DKI Jakarta Dilarang Bawa Anak di Bawah 5 Tahun

Pernyataan tersebut disampaikannya dalam agenda webinar, Jumat (12/6/2020).

"Kita mau mengurangi turis kelas C, dari hasil survei, banyak turis yang (dari kalangan) 'berada' akan datang karena ongkos. Oleh karena itu, persiapan kita harus baik," kata Luhut, pada kesempatan tersebut.

Baca: Pemerintah Ungkap Beberapa Sektor Jatuh Lebih dari 50 Persen Akibat Covid-19, Pariwisata 75 Persen

Pariwisata memang menjadi salah satu sektor yang terdampak cukup parah akibat pandemi corona.

Tidak hanya Indonesia, bahkan negara lainnya di seluruh dunia turut mengalami hal yang sama.

Berita Populer
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved