Breaking News:

New Normal, Pengusaha Restoran Rombak Outlet

Cut board companion sengaja dibuat dan memiliki berbagai macam bentukagar makan terasa ramai meskipun adanya pembatasan kapasitas di setiap meja

ist
Pengelola restoran Ropang OTW melakukan adaptasi dengan merombak desain layanan dine-in atau makan di tempat dengan memasang pembatas berupa partisi sebagai pembatas meja antar pengunjung, dan cut board companion sebagai pembatas kapasitas seating 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Choirul Arifin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penerapan fase kenormalan baru yang digulirkan pemerintah di masa pandemi membuat dunia usaha beradaptasi.

Di wilayah DKI Jakarta, sebanyak 80 mal dan pusat perbelanjaan mulai beroperasi sejak Senin (15/6/2020) kemarin dengan pemberlakuan protokol kesehatan yang ketat menyusul keputusan PSBB transisi yang dijalankan.

Hal sama juga dilakukan pengelola restoran yang sebagian outletnya menjadi tenant di sana. Seperti dijalankan Ropang OTW.

Jaringan restoran ini menurut Marketing Communication Ropang OTW, Akhdan Habibie Darwis, melakukan adaptasi dengan merombak desain layanan dine-in atau makan di tempat dengan memasang pembatas berupa partisi sebagai pembatas meja antar pengunjung, dan cut board companion sebagai pembatas kapasitas seating.

Langkah ini untuk menyesuaikan ketentuan kapasitas maksimal yang diperbolehkan menurut protokol kesehatan.

Baca: Harus Tahan Jijik, Restoran Super Ramai Ini Ternyata Gunakan Rebusan yang Sama Selama 45 Tahun

"Cut board companion sengaja dibuat dan memiliki berbagai macam bentukagar makan terasa ramai meskipun adanya pembatasan kapasitas di setiap meja," beber Akhdan Habibie

Akhdan menyatakan, pihaknya juga menyiapkan berbagai protokol kesehatan sesuai dengan yang dianjurkan pemerintah, seperti pengukuran suhu tubuh bagi pengunjung, penyediaan sanitizer, pembatasan kapasitas, dan sebagainya.

Jaringan restoran ini juga menyediakan tempat cuci tangan sistem pedal injak kaki, serta karyawandi bagian frontliner yang menggunakan alat pelindung kesehatan.

"Prinsipnya kita sudah siap melaksanakan protokol kesehatan," ujarnya dalam keterangan pers tertulis, Selasa, 16 Juni 2020.

Ikut Terdampak

Diakuinya, pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sejak beberapa waktu lalu ikut berdampak pada penurunan omset restorannya. Karena, selama pemberlakuan PSSB restoran belum diperbolehkan membuka layanan dine-in.

Baca: Mengagetkan! Resep Rahasia Resto Terkenal dan Laku ini Adalah Kuah yang 45 Tahun Tak Pernah Diganti

"Selama PSBB, kami tetap melayani via online delivery atau take-away dengan mengikuti protokol kesehatan yang telah dianjurkan. Namun tentu saja penjualannya tidak sebanyak biasanya," kata dia.

Ropang OTW merupakan tempat makan roti panggang kekinian yang dikembangkan PT Otewe Maju Bermasa (OTW) dengan produk freshly baked atau dipanggang langsung di outlet. Ropang OTW saat ini memiliki lebih dari 20 cabang tersebar di seluruh Indonesia.

Penulis: Choirul Arifin
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved