Breaking News:

Sempat Dibuka Awal Oktober 2020, Jalur Pendakian Gunung Kerinci Kini Ditutup Kembali

Dalam surat edaran tersebut, ada beberapa alasan mengapa pihak Taman Nasional menutup kembali pendakian di Gunung Kerinci.

Tribunnews.com/Imanuel Nicolas Manafe
Seorang pendaki tengah menyusuri padang sabana di Kecamatan Sembalun, Lombok Timur. Jalur Sembalun terkenal dengan padang sabana dan bukit-bukit yang indah sebelum mencapai ke punggung Gunung Rinjani, yakni Plawangan-Sembalun. Diketahui, Gunung Rinjani dengan ketinggian 3.726 mdpl adalah gunung tertinggi ke-3 di Indonesia setelah Cartenz Pyramid di Papua dan Gunung Kerinci di Sumatera 

TRIBUNNEWS.COM - Sempat dibuka pada awal bulan ini, jalur pendakian Gunung Kerinci ditutup kembali.

Penutupan jalur pendakian Gunung Kerinci ini berdasarkan surat edaran dari Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat yang diunggah melalui akun Instagram @tnkerinciseblat_official.

Dalam surat edaran tersebut, ada beberapa alasan mengapa pihak Taman Nasional menutup kembali pendakian di Gunung Kerinci.

Alasan pertama adalah tidak dimungkinkannya dilakukan one day trip atau kunjungan satu hari karena pendakian Gunung Kerinci biasanya memakan waktu dua hari satu malam. Baca selengkapnya>>>

Baca juga: Fakta Unik Danau Kaco, Surga Tersembunyi di Taman Nasional Kerinci Seblat Jambi

Baca juga: Jalur Pendakian Gunung Slamet Akan Dibuka 25 Oktober, Jumlah Pendaki Dibatasi

Editor: Rizky Tyas Febriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved