Minggu, 31 Agustus 2025

Libur Panjang, PT KAI Daop 1 Jakarta Berangkatkan Lebih dari 30 Ribu Penumpang

Dalam momen libur panjang periode 27 hingga 30 Oktober 2020, PT KAI Daop 1 Jakarta memberangkatkan sebanyak 30.470 penumpang.

Penulis: Widyadewi Metta Adya Irani
WARTAKOTA/Angga Bhagya Nugraha
Penumpang KA jarak jauh, tengah menunggu keberangkatan di Stasiun Senen, Jakarta Pusat, Selasa (27/10/2020). Sebanyak 9.374 penumpang diberangkatkan dari Stasiun Gambir, Pasar Senen dan Jakarta Kota pada hari ini, dari 10.816 Tempat Duduk yang disediakan (penjualan tiket mencapai 86%). Peningkatan penumpang KA pun diprediksi akan terjadi esok hari, Rabu, 28 Oktober 2020 yang saat ini sudah terjual 9.284 atau mencapai sekitat 95% dari ketersediaan tempat duduk sebanyak 9.714, angka ini masih akan bertambah mengingat penjualan tiket dilakukan secara online dan go show sebelum 3 jam keberangkatan KA. (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha) 

TRIBUNNEWS.COM - Dalam momen libur panjang periode 27 hingga 30 Oktober 2020, PT KAI Daop 1 Jakarta memberangkatkan sebanyak 30.470 penumpang.

Total penumpang tersebut berangkat dari Stasiun Gambir, Pasarsenen dan Jakarta Kota.

Sementara itu, menurut Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa, tujuan favorit para penumpang kali ini antara lain kota Yogyakarta, Bandung, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Eva menambahkan, PT KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan hingga 27 kereta api (KA) tambahan per hari guna melayani peningkatan penumpang.

Baca juga: PT KAI Catat Total Penumpang KA Meninggalkan Jakarta 27-30 Oktober 2020 Mencapai 30.470 Orang

Baca juga: PT KAI Tetap Lakukan Pembatasan Penumpang KA di Tengah Libur Panjang Maulid Nabi 

Baca juga: Cegah Penyebaran Covid-19, KAI Terapkan Protokol Kesehatan Ketat di KA dan Stasiun

KA tambahan tersebut dioperasikan mulai 27 Oktober hingga 1 November 2020, dengan pemberangkatan 12 KA dari Stasiun Gambir, 13 KA dari Stasiun Pasarsenen dan 2 KA dari Stasiun Jakarta Kota.

Meskipun perjalanan KA bertambah dan volume penumpang meningkat, Eva memastikan, PT KAI Daop 1 Jakarta tetap konsisten menerapkan prosedur pencegahan Covid-19.

Menurut Eva, pencegahan Covid-19 tersebut dilakukan baik di area stasiun maupun saat perjalanan di atas KA.

Seperti halnya soal kapasitas penumpang, PT KAI Daop 1 Jakarta tetap melakukan pembatasan okupansi penumpang maksimal sebanyak 70 persen dari kondisi normal.

"Peningkatan volume pengguna jasa KA juga diikuti dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat di Stasiun dan di atas KA," kata Eva dalam keterangan tertulisnya pada Tribunnews.com, Jumat (30/10/2020).

Baca juga: Penumpang KA Meningkat Jelang Libur Panjang, PT KAI Operasikan KA Tambahan & Tetap Batasi Kapasitas

Eva menambahkan, dalam penerapan protokol kesehatan pada masa pandemi Covid-19 di lingkungan PT KAI, penumpang yang akan berangkat diwajibkan melampirkan hasil tes rapid atau PCR.

Selain itu, petugas juga melakukan pengukuran suhu tubuh penumpang.

"Jika terdapat calon penumpang dengan suhu tubuh di atas 37,3 derajat maka tidak diperkenankan melanjutkan perjalanan dan biaya tiket akan dikembalikan sepenuhnya," jelas Eva.

Selain itu, Eva menyebutkan, PT KAI juga memberikan face shield bagi para penumpang.

Baca juga: Hindari Antrean, PT KAI Sarankan Calon Penumpang Rapid Test Sehari Sebelum Keberangkatan

Face shield tersebut wajib digunakan pengguna jasa sepanjang perjalanan KA sampai dengan stasiun tujuan.

"Sepanjang perjalanan, petugas juga akan melakukan pemeriksaan suhu tubuh secara berkala."

"PT KAI juga telah menyiapkan sejumlah fasilitas penunjang untuk penerapan protokol kesehatan seperti penambanan perangkat cuci tangan dan sanitizer serta pemasangan tanda batas jarak fisik baik di stasiun dan kereta," sambung Eva.

(Tribunnews.com/Widyadewi Metta)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan