Aplikasi Smart Hotel Tercanggih Hadir di Bali, Sulap Hotel Biasa dengan Ekosistem Digital 4.0

Pemulihan pariwisata Indonesia khususnya di Bali dengan memberikan layanan akomodasi berbasis teknologi dengan ekosistem digital 4.0 secara menyeluruh

Penulis: Sanusi
Editor: Eko Sutriyanto
https://www.freepik.com/rawpixel-com
Ilustrasi hotel 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Sanusi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Di masa pandemi inilah saatnya hotel-hotel berbenah, menyiapkan akomodasi dengan sentuhan inovasi teknologi digitalisasi sehingga bisa semakin memanjakan tamu yang menginap.

Dalam konteks ini, layanan dan solusi yang dihadirkan PT Aplikasi Pintar Indonesia lewat Digitels bisa menjadi salah satu pilihan utama dan berada di daftar teratas.

Digitels sebagai sebuah startup karya anak bangsa yang memberikan layanan akomodasi berbasis teknologi dengan ekosistem digital 4.0 secara menyeluruh siap membantu “menyulap’ hotel biasa menjadi hotel pintar (smart hotel) yang canggih luar biasa.

Dengan berbagai keunggulan layanan yang dihadirkan Digitels menjadi salah satu penyedia layanan smart hotel tercanggih di dunia saat ini.

Co-Founder Digitels Jeremy mengatakan Digitels hadir ingin mendukung pemulihan pariwisata Indonesia dan khususnya juga Bali dengan memberikan layanan akomodasi berbasis teknologi dengan ekosistem digital 4.0 secara menyeluruh.

Baca juga: Pejabat Intel Yoga Sugomo Dilaporkan Kehilangan Dokumen di Hotel, Padahal di Dalam Pesawat

"Salah satunya dengan teknologi Internet of Thing (IoT) yang dipasang pada berbagai fasilitas hotel sehingga menjadi smart hotel,” terang Jeremy selaku Co-Founder Digitels, di Jakarta, Sabtu (5/6/2021).

Untuk mengedukasi konsumen, Digitels menghadirkan pameran selama sepekan yang dimulai pada Sabtu, 29 Mei 2021 di salah satu mall terbesar dan termegah di Bali, yakni Trans Studio Mall Bali.

Hadirnya Digitels berangkat dari gagasan mengintegrasikan rangkaian layanan akomodasi dengan aplikasi yang mudah diimplementasikan pada fasilitas yang diinginkan.

Inovasi karya anak bangsa ini menjadi startup pertama di dunia yang dapat mengubah sebuah hotel biasa menjadi smart hotel lengkap dengan aplikasi untuk segmen korporat (business to business/B2B) dan ritel atau business to customer/B2C.

Dengan konsep SHC (smart hotel conversion), Digitels E-system dapat mengubah Hotel, Apartemen, Condotel, Perkantoran dan Rumah Pribadi menjadi ekosistem pintar 4.0 berbasis IOT (internet of things). Pemasangan E-system ini sangat mudah dan praktis dan pemilik tidak perlu mengganti peralatan, furnitur atau piranti yang sudah ada.

“Hotel jadi smart tanpa harus ganti alat-alat hotel, kecuali untuk hotel yang masih menggunakan kunci manual. Sistem Digitels (hardware dan software termasuk IoT) bisa dipasang untuk semua kelas hotel,” terang Jeremy.

Baca juga: Qoala Gratiskan Asuransi Smartphone untuk Pembelian Polis Kendaraan

Digitels bisa membantu pemilik hotel menurunkan biaya operasional, efisiensi staf (25-40 persen dari total karyawan), menggantikan sepenuhnya kunci/kartu, penghematan energi, waktu dan operasional, yang kesemuanya akan berkontribusi pada peningkatan pendapatan.

“Dengan Digitels cost of sales rendah, bisa hemat listrik hingga 40 persen dengan Smart Energy Management System. Bahkan laba/profit gunakan Digitels  bisa naik hingga 100 persen atau dua kali lipat,” papar Jeremy mengungkapkan keunggulan paket layanan Digitels dalam menyulap hotel biasa menjadi smart hotel.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved