Tarif Tiket Masuk Borobudur

Bukan Tarif Tiket Masuk Borobudur yang Naik Rp750 Ribu, tapi Tiket Naik ke Candi

Pengelola menjelaskan bukan tiket masuk Borobudur yang mengalami kenaikan menjadi Rp750 ribu, melainkan tiket naik ke atas candi.

AFP/JUNI KRISWANTO
Biksu dan umat Buddha berdoa untuk merayakan hari Waisak di Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah pada 16 Mei 2022. (Photo by JUNI KRISWANTO / AFP) 

TRIBUNNEWS.COM - Direktur Utama PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero)/In Journey, Dony Oskaria, menjelaskan soal kenaikan tarif tiket Candi Borobudur.

Seperti diketahui, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mengumumkan tarif tiket Borobudur akan naik menjadi Rp750 ribu.

Terkait hal ini, Dony mengklarifikasi, tarif yang naik bukanlah tiket masuk Borobudur, melainkan tiket untuk naik ke candi.

Ia memastikan tarif tiket masuk ke kawasan Borobudur tetap seperti biasa.

"Jangan keliru dengan tiket masuk Borobudur, ya. Tiket masuk tetap, tetapi tiket naik ke candi yang dirubah dalam rangka membatasi," kata Dony kepada Kompas.com, Minggu (5/6/2022).

Direktur Bisnis Regional Jawa, Madura, dan Bali PLN, Haryanto WS (ketiga kiri) berfoto bersama dengan stakeholder saat acara peresmian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (4/6/2022). Kehadiran SPKLU Green Tourism pertama di Pulau Jawa ini merupakan bentuk dukungan PLN untuk Program Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) di Borobudur, yang salah satunya mencanangkan penggunaan energi bersih dan kendaraan listrik untuk menyambut Konferensi Tingkat Tinggi G20 pada tahun 2022. Tribun Jateng/Hermawan Handaka
Direktur Bisnis Regional Jawa, Madura, dan Bali PLN, Haryanto WS (ketiga kiri) berfoto bersama dengan stakeholder saat acara peresmian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (4/6/2022). Kehadiran SPKLU Green Tourism pertama di Pulau Jawa ini merupakan bentuk dukungan PLN untuk Program Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) di Borobudur, yang salah satunya mencanangkan penggunaan energi bersih dan kendaraan listrik untuk menyambut Konferensi Tingkat Tinggi G20 pada tahun 2022. Tribun Jateng/Hermawan Handaka (Tribun Jateng/Hermawan Handaka)

Baca juga: Tarif Tiket Masuk Borobudur Bakal Naik, Warga Lokal Bayar Rp 750 Ribu, DPR Kritik Keras

Baca juga: Tiket Masuk Candi Borobudur Naik dari di Bawah Rp70 Ribu Jadi Rp750 Ribu, Apa yang Didapatkan Turis?

Lebih lanjut, Dony mengungkapkan wacana kenaikan tarif tiket ke Candi Borobudur sudah berdasarkan masukan dan pertimbangan para ahli, khususnya Dirjen Kebudayaan Kemendikbud yang mengurus konservasi Candi Borobudur.

Dony menyebut, faktor konservasi dalam rangka menjaga keberlangsungan candi menjadi fokus utama dalam penetapan jumlah kunjungan yang menaiki candi (carrying capacity) sehingga tidak merusak kondisi peninggalan bersejarah ini.

"Untuk membatasi jumlah (orang yang menaiki candi) tersebut salah satu alternatifnya adalah menaikkan tarif untuk naik (candi)."

"Tetapi, bukan tarif untuk masuk ke kawasan Borobudur, tarif masuk tetap seperti sekarang," ucap Dony.

Saat ini kata Dony, InJourney selaku holding pariwisata BUMN diminta untuk mengkaji alternatif-alternatif tersebut bersama dengan Dirjen Kebudayaan Kemendikbud.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved