Pengunjung Candi Borobudur Kini Harus Reservasi Online dan Pakai Sandal Khusus

Semua wisatawan yang akan mengunjungi Candi Borobudur nantinya wajib melakukan reservasi secara online.

Penulis: Dodi Esvandi
Editor: Choirul Arifin
Indonesia.travel
Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dodi Esvandi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menko Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan semua wisatawan yang akan mengunjungi Candi Borobudur nantinya wajib melakukan reservasi secara online.

Alasannya, demi mengatur aliran pengunjung.

Semua turis juga harus menggunakan tour guide atau pemandu wisata dari warga lokal sekitar kawasan Candi Borobudur.

Selain itu, turis juga diwajibkan mengenakan sandal khusus "upanat” agar tidak merusak tangga dan struktur bangunan yang ada di candi.

Sandal itu akan diproduksi oleh warga dan UMKM di sekitar Candi Borobudur.

"Sebagai bangsa yang kaya dengan budaya, kita tentu tidak mau dianggap tidak bisa menjaga kelestarian warisan budaya kita sendiri. Jadi memang diperlukan treatment khusus untuk mewujudkan upaya itu,” kata Luhut dalam keterangannya yang dikutip Senin (6/6/2022).

Baca juga: Bukan Tiket Masuk, Tapi Tiket Naik ke Atas Candi Borobudur yang Dinaikkan Jadi Rp750 Ribu per Orang

Sebelumnya Luhut lewat postingan di akun instagram pribadinya mengatakan akan menaikkan harga tiket masuk ke kawasan wisata Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah.

Luhut menyebut akan menerapkan harga tiket masuk atau karcis sebesar Rp750 ribu untuk wisatawan lokal dan 100 dolar AS (sekitar Rp1,4 juta) untuk turis mancanegara yang hendak pelesir ke Candi Borobudur.

Baca juga: Tarif Tiket Masuk Borobudur Bakal Naik, Warga Lokal Bayar Rp 750 Ribu, DPR Kritik Keras

Meski demikian, Luhut menegaskan rencana menerapkan tarif Rp 750.000 ribu bagi wisatawan lokal untuk naik ke area stupa Candi Borobudur itu belumlah final.

Halaman
123
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved