Sambut Hari Musik Dunia, Yuk Kenalan dengan 6 Alat Musik Tradisional Indonesia!

Sama halnya dengan kekayaan budaya nusantara lainnya, banyak alat musik asli Indonesia yang sudah go international berkat keunikannya.

BizzInsight
Penulis: BizzInsight
Shutterstock
Seorang pengrajin memegang alat musik tradisional sasando yang terbuat dari bambu dan daun lontar. 

TRIBUNNEWS.COM – Musik menjadi salah satu media dan bahasa universal untuk menyatukan berbagai kalangan di seluruh dunia. Tepat pada 21 Juni 2022 nanti, lebih dari seratus negara di dunia akan merayakan Hari Musik Sedunia. Biasanya momen perayaan tersebut dilakukan sembari meramaikan jalan menggunakan musik hingga menggelar konser megah.

Nah, menyambut Hari Musik Sedunia, sudah saatnya kita merayakannya dengan cara yang unik. Misalnya, dengan mengenal lebih dekat enam alat musik asli Indonesia. Mulai dari asal daerah, bentuk, cara memainkan, hingga tradisi dan fakta menarik di baliknya.

Sama halnya dengan kekayaan budaya nusantara lainnya, banyak alat musik asli Indonesia yang sudah go international berkat keunikannya.

Tak sedikit dari alat musik tersebut lahir dari berbagai daerah yang kaya akan destinasi wisata unggulan yang wajib dikunjungi, yang juga bisa kamu tambah ke bucket list-mu untuk rencana liburan berikutnya. Kamu bisa berkunjung ke ‘tanah kelahiran’ alat musik sasando di NTT sambil mengunjungi Labuan Bajo atau kamu bisa mendatangi Kota Bandung untuk melihat langsung alat musik angklung yang sudah mendunia.

Nah, berikut ini enam alat musik asli Indonesia yang wajib kamu tahu dan cerita serta fakta unik di baliknya.

Jangan lupa juga untuk mengikuti akun @pesona.indonesia di Instagram dan akun @pesonaindonesia di Tiktok untuk mendapatkan informasi lainnya terkait destinasi pariwisata #DiIndonesiaAja.

1. Serunai, Sumatera Barat

Serunai, alat musik khas Minang, Sumatera Barat.
Serunai, alat musik khas Minang, Sumatera Barat. (Kemdikbud)

Lahir di tanah yang kaya akan budaya, Minangkabau, Sumatra Barat, alat musik Serunai menjadi alat musik yang punya keunikan tersendiri. Alat musik tiup ini berbentuk mirip klarinet dengan ujung mengembang seperti corong. Serunai terbuat dari batang padi, kayu, bambu, batang kelapa, atau tanduk kerbau.

Biasanya, alat musik ini dimainkan berbarengan dengan alat musik lain namun tetap terdengar suaranya yang melengking. Serunai menjadi alat musik utama sebagai pengiring tarian khas Tanah Minang hingga perayaan budaya lainnya.

2. Angklung, Jawa Barat

Sekumpulan anak sedang mempelajari alat musik tradisional Angklung dengan pengrajin berpengalaman di Saung Angklung Udjo, Kota Bandung.
Sekumpulan anak sedang mempelajari alat musik tradisional Angklung dengan pengrajin berpengalaman di Saung Angklung Udjo, Kota Bandung. (Shutterstock)

 Tak hanya dikenal dengan budaya kulinernya yang melimpah, Jawa Barat juga menjadi pusat kebudayaan yang sudah mendunia. Salah satu yang paling terkenal adalah angklung. Terbuat dari bambu, angklung memiliki suara yang khas dan menghasilkan nada yang berbeda untuk dimainkan secara harmonis.

Dalam budaya Sunda, angklung kerap hadir dan dimainkan sebagai pengiring acara kebudayaan yang dilaksanakan di tataran Sunda. Fakta menarik, Saung Angklung Udjo di Kota Bandung kini masih terus konsisten melestarikan angklung menjadi warisan budaya untuk tetap bisa dikenal di generasi selanjutnya lewat pelatihan dan perunjukan rutin.

4. Gamelan, Jawa Tengah

Grup pemusik memainkan alat musik gamelan.
Grup pemusik memainkan alat musik gamelan. (Shutterstock)

Gamelan, alat musik tradisional yang unik buatan asli Indonesia ini tak hanya dikenal di negeri sendiri, melainkan sudah berhasil mendunia bersama para pemainnya. Alat musik gamelan berkembang dan tumbuh di Nusantara seiring dengan penyebaran agama Hindu dan Buddha sejak abad ke-4 masehi.

Instrumen dalam gamelan meliputi beberapa alat musik, seperti gendang, bonang, panerus, gender, gambang, suling, siter, clempung, slenthem, demung, saron, gong, dan lainnya. Secara filosofis, para seniman gamelan memainkan sekumpulan alat tersebut secara seimbang dan harmonis tanpa ada satu pun alat yang lebih menonjol.

5. Kolintang, Sulawesi Utara

Atraksi para pemusik cilik adalah memainkan alat musik tradisional Kolintang.
Atraksi para pemusik cilik adalah memainkan alat musik tradisional Kolintang. (Shutterstock)

Kolintang merupakan alat musik yang terbuat dari kayu yang berasal dari Minahasa, Sulawesi Utara. Kolintang dimainkan dengan cara dipukul untuk menjadi pengiring dalam berbagai acara, seperti upacara adat, tarian, pertunjukan musik, dan lainnya.

Pada zaman dahulu, kolintang menjadi alat untuk mengiringi upacara ritual pemujaan leluhur. Fakta uniknya, nama kolintang berasal dari nada rendah yang dihasilkan saat alat dipukul yang berbunyi tong, nada tinggi yang berbunyi ting, dan nada biasa yang berbunyi tang.

6. Sasando, Nusa Tenggara Timur

Seorang pengrajin memegang alat musik tradisional sasando yang terbuat dari bambu dan daun lontar.
Seorang pengrajin memegang alat musik tradisional sasando yang terbuat dari bambu dan daun lontar. (Shutterstock)

Tak hanya dikenal sebagai surga destinasi wisata di Indonesia, Nusa Tenggara Timur juga memiliki berbagai macam budaya yang patut untuk dilestarikan. Salah satunya adalah sasando. Alat musik berjenis cordophone ini serupa mirip gitar dan kecapi dengan bentuk yang khas dan dimainkan dengan cara dipetik.

Nama sasando sebenarnya berasal dari bahasa Rote yaitu ‘Sasandu’ yang memiliki arti ‘bergetar’ atau ‘berbunyi’. Dalam kehidupan masyarakat NTT, alat musik ini sering dimainkan sebagai pengiring pertunjukan, mulai dari nyanyian, syair, hingga pertunjukkan tradisional lainnya.

7. Tifa, Papua

Alat musik tradisional indonesia Tifa.
Alat musik tradisional indonesia Tifa. (Shutterstock)

Papua, provinsi di ujung timur Indonesia, tak hanya dikenal dengan destinasi wisata dan keindahannya tetapi juga budaya yang ada. Salah satunya adalah tifa, alat musik khas yang berbentuk seperti gendang. Suku Asmat dikenal dengan kemampuan dan keahliannya memainkan tifa.

Alat musik serupa kendang ini dibuat dari kayu kosongan yang dengan lubang di tengahnya. Untuk jenisnya, ada beberapa tifa yang sudah dikenal, yaitu tifa jekir, tifa dasar, tifa potong, tifa jekir potong dan tifa bas.

Nah, itulah enam alat musik tradisional beserta fakta unik di baliknya. Jangan lupa untuk tetap mengenal alat musik lain yang juga punya keunikan masing-masing. Karena kondisi sudah membaik dan kamu sudah bisa berlibur, sembari memajukan perekonomian masyarakat sekitar. Kamu bisa #BeliKreatifLokal dengan membeli kerajinan tangan cantik nan berkualitas asli Indonesia. Di tempat liburan nanti, jangan lewatkan untuk mencicipi kuliner autentik khas daerah sehingga kamu bisa ikut ambil bagian dalam menggerakkan roda perekonomian nasional.

Terlebih, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan, pemulihan sektor parekraf pascapandemi Covid-19 merupakan prioritas utama Kemenparekraf dengan berlandaskan pilar inovasi, adaptasi, dan kolaborasi.

Berbagai destinasi wisata pun makin ramai dikunjungi oleh wisatawan sehingga berbagai produk ekraf harus menjadi andalan yang berdaya saing.

"Kunjungan wisatawan akan semakin banyak, karenanya produk karya ekonomi kreatif harus terus dibangun agar memiliki daya saing dan menjadi oleh-oleh andalan. Dan saya harapkan UMKM bisa mengambil inspirasi dari program-program unggulan kita seperti desa wisata, ekowisata, juga pariwisata berbasis olahraga," kata Sandiaga dalam acara pelatihan pelaku UMKM ekonomi kreatif Banyuwangi yang berlangsung di Pondok Pesantren Roudlotul Muta'allimin, Cluring, Senin (6/6/2022).

"Kita akan terus melakukan pendampingan, setelah pelatihan ini juga kita akan bantu pemasaran. Ke depannya secara holistik 360 derajat kita bantu pembiayaannya agar kekayaan ekonomi kreatif ini berkelanjutan," kata Sandiaga.

Meski angka kasus Covid-19 tengah mengalami penurunan dan kamu sudah bisa mengunjungi berbagai tempat, nyatanya pandemi masih berlangsung. Tetap terapkan protokol kesehatan 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan) dengan disiplin, terutama saat mengunjungi destinasi wisata #DiIndonesiaAja, ya!

Jangan lupa juga untuk melakukan vaksinasi Covid-19 lengkap sebagai salah satu syarat perjalanan dan berwisata di tempat-tempat menarik di Indonesia.

Rencanakan liburanmu sambil melepas penat di tengah kesibukan sembari membantu menggeliatkan kembali pariwisata Indonesia dengan mengunjungi tempat rekomendasi dari Kemenparekraf.

Untuk informasi lengkap mengenai rekomendasi destinasi wisata dan event-event parekraf, kamu bisa mem-follow akun Instagram @pesona.indonesia dan akun TikTok @pesonaindonesia.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved