Breaking News:

Asyik, Korea Selatan Hapus Syarat Tes PCR untuk Wisatawan, Berlaku Mulai 1 Oktober 2022

Pemerintah Korea Selatan telah melonggarkan pembatasan COVID-19 baru-baru ini karena infeksi di negara itu secara bertahap menurun.

Editor: Choirul Arifin
The Straits Times/Wang Hui Fen
Wisatawan asing menjalani tes PCR di Bandara Incheon International Airport, Seoul, Korea Selatan 18 Mei 2022. 

TRIBUNNEWS.COM, SEOUL - Jika Anda sedang merencanakan pelesiran ke Korea Selatan, ada kabar baik nih.

Pemerintah Korea akan menghapus persyaratan pengujian polymerase chain reaction (PCR) COVID-19 untuk pelancong yang masuk mulai Sabtu, 1 Oktober 2022.

Kantor berita Yonhap pada hari Jumat melaporkan untuk saat ini, para wisatawan asing masih wajib mengikuti tes PCR dalam waktu 24 jam setelah kedatangan mereka.

Langkah ini berarti semua pembatasan COVID-19 pada pelancong yang masuk akan dicabut, kata agensi tersebut.

Awal bulan September 2022 lalu Korea Selatan menghapus persyaratan pengujian COVID-19 pra-keberangkatan wajib untuk pelancong yang masuk.

Pemerintah Korea Selatan telah melonggarkan pembatasan COVID-19 baru-baru ini karena infeksi di negara itu secara bertahap menurun.

Pemerintah Korea Selatan melaporkan 28.497 infeksi COVID-19 baru pada hari Jumat, dibandingkan dengan 29.097 kasus pada minggu sebelumnya.

Baca juga: Karantina 5 Hari Masuki Jepang Negara Klasifikasi Merah, Bagaimana Indonesia?

Proporsi infeksi dari luar negeri juga menurun. Ini menurun menjadi 0,9 persen pada September, dari 1,3 persen bulan sebelumnya.

Tingkat kematian subvarian BA.5 cukup rendah, kata Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA), mengutip ini sebagai alasan keputusannya untuk melonggarkan tindakan COVID-19.

Baca juga: Hong Kong Cabut Kebijakan Karantina Hotel Mulai 26 September 2022

Tetapi Korea Selatan dapat meningkatkan pembatasan lagi jika melihat munculnya varian virus yang berisiko dan situasi virus global berubah, Wakil Menteri Kesehatan Kedua Lee Ki-il mengatakan dalam pertemuan tanggapan virus.

"Kami berada di tahap akhir pandemi COVID-19. Kami mengharapkan gelombang lain di musim dingin, tetapi kami akhirnya akan mengatasi virus melalui persiapan yang matang," kata Lee.

Editor: Handoyo | Sumber: Kontan

Sumber: Kontan
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved