Tribunners / Citizen Journalism
Libido Elite Politik di Pemilukada Aceh 2012
Di Gedung Bina Graha Jakarta Pusat, Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrian Pasha mengatakan bahwa Presiden SBY
Upaya untuk menjegal pencalonan Irwandi Yusuf juga menunjukkan adanya persaingan politik yang sangat kental antara sesama eks kombatan untuk berkuasa di Aceh. Perkembangan ini semua hanya akan membawa Aceh pada permasalahan yang tak berujung dan tak kunjung selesai.
Inkonsistensi sikap dalam berpolitik menggambarkan kelemahan dalam memegang prinsip-prinsip dasar politik yang dijalankan. Pada awalnya saya sempat mengira dengan melihat pernyataan Muzakkir Manaf untuk PA tidak mencalonkan diri dalam pemilukada, akan menjadikan PA sebagai oposisi yang berperan sangat kritis dalam mengontrol kebijakan-kebijakan pemerintahan Aceh yang baru nantinya. Ternyata pekiraan saya salah, orang-orang PA tidak sepintar yang saya duga selama ini. Politik dan kekuasaan masih menjadi tujuan akhir dalam cara berpolitik mereka, sama halnya dengan yang dilakukannya pada masa-masa konflik lalu, dimana GAM menggunakan segala cara untuk meraih kekuasaan sepenuhnya atas bumi nanggroe. Sekarang, rakyat Aceh telah melihat kenyataan sebenarnya yang telah terjadi, siapa dan apa mereka sesungguhnya
Apapun yang akan terjadi nantinya, harapan Presiden di awal tadi mudah-mudahan menjadi untaian doa dan permintaan kepada Yang Maha Kuasa agar pemilukada Aceh yang akan datang benar-benar daapt berlangsung dengan aman dan lancar serta optimisme para pejabat daerah dan penegak hukum maupun KIP dapat dijawab dengan kerja keras bukan hanya sekedar omongan belaka.Insyaallah.
Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com
Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.