Tribunners / Citizen Journalism

Ibadah Haji 2013

Jemaah Kloter 1 Makassar Dijadwalkan Tiba Hari Senin

Kloter ini dijadwalkan berangkat dari Jeddah, Minggu 20 Oktober pukul 21.00 Waktu Arab Saudi (WAS) atau Senin

Jemaah Kloter 1 Makassar Dijadwalkan Tiba Hari Senin
Ist
Rachman S Palureng, Ketua Regu 1 Kloter 1 Makassar 

Rachman S Palureng
Ketua Regu 1 Kloter 1 Makassar/Pegawai Pemprov Sulsel melaporkan dari Mekah

JEMAAH haji Kloter 1 embarkasi Hasanuddin Makassar, bersiap-siap kembali ke Tanah Air. Kloter 1 berjumlah 370 jemaah ditambah lima petugas kloter.

Kloter ini dijadwalkan berangkat dari Jeddah, Minggu 20 Oktober pukul 21.00 Waktu Arab Saudi (WAS) atau Senin, 21 Oktober pukul 02.00 dini hari Wita.

Rencana tiba di Makassar pukul 15.30 Wita setelah transit di Padang, sekitar satu jam dengan pesawat Europe Airlines.

Hanya 374 yang pulang karena meninggal 1 orang, Drs Sudirman Usman M.Ag, pada hari Rabu 16 Oktober pukul 21.45. Sudirman Usman meninggal karena jantung.

Cargo bagasi telah dilakukan oleh perusahaan cargo Almarzroi Cargo Service, Jumat 13.30 di tempat pemondokan jemaah haji. Ketentuan berat bagasi maksimal 32 kg/jemaah.

Untuk jemaah di kloter 1 Makassar, karena alasan waktu sehingga mengambil haji nafar awal (hanya 3 hari melontar jumrah di Mina setelah wukuf di Arafah).

Sedangkan jemaah yang masih akan ke Madinah (kloter yang masuk gelombang kedua) dianjutkan untuk mengambil nafar tsani (4 hari melontar) selanjutnya menyelesaikan tawaf ifadah, dan rencananya Minggu (20/10/2013) setelah salat subuh tawaf wada, karena Minggu pukul 13.00 sudah menuju bandara untuk pulang.

Kondisi jemaah banyak yang sakit (terutama batuk-batuk) yang disebabkan oleh kelelahan dan ekstremnya cuaca. Meski begitu, sejauh ini masih bisa diatasi oleh tim medis.

Informasi yang diterima jemaah haji, mereka akan dijemput oleh Wagub Sulsel Agus Arifin Nu'mang di Bandara dilanjutkan dengan penerimaan di asrama haji dari pimpinan rombongan ke Pemkot Makassar dan pengambilan bagasi barang.

Kondisi terakhir di Mekah, terjadi kemacetan di mana-mana. Karena mobil-mobil pengangkut jemaah haji dari negara lain sudah bersiap-siap pulang. Mobil-mobil tersebut parkir di sepanjang jalan sehingga arus kendaraan terhambat.

Bahkan hari Jumat nyaris tidak ada pergerakan kendaraan menuju dan ke Masjidil Haram karena macet total, sehingga jemaah lebih banyak salat Jumat di masjid dekat pemondokannya.

Editor: Dewi Agustina
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved