Breaking News:

Tribunners / Citizen Journalism

Bridestory Rilis Laporan Tren Pernikahan 2017 di Indonesia

Sebagian besar dari anggaran pernikahan tersebut dialokasikan untuk kategori venue, katering, dan dekorasi.

ISTIMEWA
Ilustrasi Pernikahan 

TRIBUNNERS - Bridestory, salah satu online wedding marketplace terbesar di Indonesia, merilis laporan Tren Pernikahan 2017 di Indonesia.

Survei yang diikuti oleh 5000 pria dan wanita, baik yang sudah menikah maupun yang akan melangsungkan pernikahan di tahun ini, menggambarkan tren terkini dari industri pernikahan di tanah air secara komprehensif.

Laporan ini meliputi informasi seputar anggaran, perencanaan dan persiapan pernikahan serta berbagai data tren pernikahan menarik lainnya di Indonesia.

Kevin Mintaraga, CEO Bridestory, mengungkapkan bahwa industri pernikahan di Indonesia mengalami perubahan yang signifikan setiap tahunnya, terutama dalam hal persiapan dan perencanaan pernikahan.

“Kami melihat bahwa ranah pernikahan Indonesia mulai memasuki dunia digital pada beberapa tahun terakhir.

Tingkat penggunaan smartphone yang sangat tinggi menjadi salah satu faktor yang secara tidak langsung memengaruhi perilaku calon mempelai dalam merencanakan pernikahan mereka,” ujarnya.

Hal ini terungkap melalui studi yang dilakukan oleh Bridestory selama bulan Desember 2016 lalu.

Walaupun rekomendasi dari keluarga dan teman (23,6%) masih menjadi pilihan utama, pencarian secara online, seperti melalui platform Bridestory (16,4%), media sosial (Instagram, Facebook, dll) (13,2%) dan search engine (10,7%) juga turut menjadi preferensi andalan dalam menemukan vendor pernikahan.

Selain itu, sebagai pelengkap undangan cetak, pengiriman undangan pernikahan secara digital atau e-invitation juga semakin marak dilakukan oleh mayoritas pengantin di Indonesia (78,5%).

Dari segi anggaran pernikahan, survei menunjukkan bahwa terdapat sedikit penurunan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, dimana  56,1% responden mengaku bahwa mereka membiayai pernikahan mereka sendiri, terlepas dari orang tua (32,8%) yang turut ambil andil.

Sebagian besar dari anggaran pernikahan tersebut dialokasikan untuk kategori venue, katering, dan dekorasi.

Mengacu pada tren pernikahan, 52% responden mengungkapkan menikah di antara bulan Agustus hingga Desember, dengan September sebagai bulan favorit untuk melangsungkan pernikahan.

Untuk konsep dekorasi, tajuk garden atau botanical dipadu dengan rona warna klasik seperti emas, putih, dan merah muda masih menjadi pilihan favorit, baik dalam pernikahan tradisional maupun internasional.

“Melalui survei ini, kami berharap dapat memberikan inspirasi dan membantu calon pengantin dalam mempersiapkan hari bahagia mereka. Di sisi lain, kami juga berharap agar laporan ini dapat menjadi acuan bagi vendor pernikahan di Indonesia untuk dapat lebih memahami perilaku setiap calon pengantin,” tutup Kevin.

PENGIRIM: BRIDESTORY

Editor: Malvyandie Haryadi
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved