Tribunners / Citizen Journalism

Jelang Debat ke-3, KOPMAS Tunggu Komitmen Tanggung Jawab Pemerintah terhadap Kesehatan Anak

Apabila gizi dan kesehatan anak menjadi prioritas, Indonesia dapat keluar dari zona gizi buruk yang ditetapkan oleh WHO

Jelang Debat ke-3, KOPMAS Tunggu Komitmen Tanggung Jawab Pemerintah terhadap Kesehatan Anak
Ilustrasi 

Salah satu yang jelas terlihat adalah anak penderita stunting/ gizi buruk yang masih bermunculan di sejumlah daerah.

Meski Riset Kesehatan Dasar 2018 menyatakan prevalensi stunting Indonesia menurun dari 37,2 % pada Riskesdas 2013 menjadi 30,8 % Riskesdas 2018, namun angka tersebut masih berada di atas ambang yang ditetapkan WHO sebesar 20%. Prevalensi stunting/kerdil balita Indonesia ini terbesar kedua di kawasan Asia Tenggara di bawah Laos yang mencapai 43,8%.

Pemerintah memiliki pekerjaan rumah yang belum selesai yaitu pemenuhan hak kesehatan anak, terutama tentang gizi.

Baca: Mengapa Anak Tak Mau Makan? Bunda Tak Hanya Perlu Perhatikan Gizi, Tapi Jaga Perasaan si Kecil

Oleh karena itu, KOPMAS berharap pada pemerintahan periode 2019 – 2024 untuk menempatkan gizi dan hak kesehatan anak dalam skala prioritas pembangunan kesehatan bangsa.

Tanggung jawab pemerintah adalah menjamin kesehatan masyarakat. Oleh karena itu kami berharap pemerintahan periode berikutnya memprioritaskan pemenuhan gizi dan kesehatan anak dalam program kerjanya.

Apabila gizi dan kesehatan anak menjadi prioritas, Indonesia dapat keluar dari zona gizi buruk yang ditetapkan oleh WHO.

Selain itu, pemerintah juga perlu meningkatkan pengawasan terhadap pangan olahan yang kerap dikonsumsi anak namun tinggi kandungan gula garam lemak (GGL), mengingat konsumsi GGL yang tinggi menyebabkan anal rentan terkena penyakit tidak menular seperti diabetes, obesitas.

Pemerintah, dalam hal ini BPOM dan Kemenkes harus memiliki sistem dan regulasi yang lebih baik terkait peredaran pangan olahan yang tinggi kandungan GGL tersebut.

KOPMAS berharap dalam debat calon presiden putaran ketiga yang akan dilaksanakan 17 Maret 2019 di Hotel Sultan, ada kandidat yang bisa memberikan langkah nyata dalam rangka mengintervensi kesehatan anak.

Sejauh ini kami belum melihat pasangan capres yang memberikan langkah nyata untuk mengangkat gizi dan kesehatan anak.

Harapannya, pada debat ketiga ini yang mengangkat tema Pendidikan, Kesehatan, Ketenagakerjaan serta Sosial dan Kebudayaan, isu gizi dan kesehatan anak dapat menjadi perhatian.

*)  Ketua Koalisi Perlindungan Kesehatan Masyarakat (KOPMAS) 

Editor: Eko Sutriyanto
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved