Tribunners / Citizen Journalism

Managing Director Baru DSC Bertekad Perkuat Nilai Inovasi di Indonesia

Srivastava akan lebih menguatkan peran logistik di era revolusi 4.0 dengan memfokuskan DSC pada nilai tambah yang inovatif

Managing Director Baru DSC Bertekad Perkuat Nilai Inovasi di Indonesia
Istimewa
DHL Supply Chain Tunjuk Prithu Srivastava sebagai Managing Director Baru di Indonesia.

Sirvastava melanjutkan, kondisi geografis yang komplek seperti Indonesia, logistik adalah bagian dari strategi penguat pertumbuhan bisnis, bukan sebagai beban biaya operasional. Keberhasilan sebuah bisnis tidak lepas dari penguatan proposisi nilai (value propositions) termasuk dengan meningkatkan rantai pasok (supply chain) yang menjadi kunci peningkatan bisnis di Indonesia.

“Memberikan nilai bisnis yang unggul kepada pelanggan adalah objektifitas saya. Langkahnya dengan menjaga performa logistik DCS dan terus berinovasi memberikan solusi di seluruh rantai pasok (supply chain) selancar mungkin. Kemudian, dengan mengatasi tantangan yang ditimbulkan oleh keterbatasan infrastruktur dan konektivitas. Dengan begitu, bisnis pelanggan kami akan semakin meningkat,” jelas Sirvastava

Sebagai pemimpin global dalam solusi logistik, hingga saat ini DSC beroperasi di lebih dari 20 kota di seluruh Indonesia. Pelanggan yang bergabung dengan DSC Indonesia terdiri dari beragam sektor industri. Mulai dari sektor teknologi, consumer, retail, otomotif, teknik dan manufaktur, termasuk sektor life science dan kesehatan.

Di bawah kepemimpinan Sirvastava, pada tahun 2019 ini DSC Indonesia akan memperluas layanannya ke sektor fashion dan farmasi. Target lainnya, membangun pusat distribusi besar baru seluas 67.000 meter persegi di Cikarang, Jawa Barat. Bangunan tersebut menjadi bagian dari pipeline fase pertama Managing Director baru yang ditargetkan siap beroperasi pada di tahap pertama pada bulan Juli 2019.

Dengan jumlah populasi terbesar di Asia Tenggara dan terbesar keempat di dunia setelah Cina, India, dan Amerika Serikat. Dan dengan hadirnya booming ritel dan e-commerce, Indonesia diprediksi dapat memicu peningkatan logistik di Asia Tenggara di tahun-tahun mendatang.

Sirvastava juga mengapresiasi kinerja pemerintah Indonesia selama tiga tahun terakhir.  Menurutnya, investasi pemerintah di bidang infrastruktur telah membantu menyelesaikan masalah logistik di sebuah negara yang terdiri dari lebih dari 17.000 pulau.

Hasilnya, Logistics Performance Index Indonesia meningkat sebanyak 17 posisi, menjadi posisi ke 46 dari 168 negara.

Editor: Husein Sanusi
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved