Tribunners / Citizen Journalism

Kabinet Jokowi Maruf

KH Imam Jazuli Wacanakan Kementerian Pesantren Dalam Kabinet Jokowi-Ma’ruf

Radikalisme dan fundamentalisme Islam semacam ini hanya bisa dihadapi oleh kaum santri dan tradisi pesantren.

KH Imam Jazuli Wacanakan Kementerian Pesantren Dalam Kabinet Jokowi-Ma’ruf
Istimewa
Sekolah Pendidikan Politik yang digagas oleh Pengasuh Pesantren Bina Insan Mulia, KH Imam Jazuli, Lc., MA., ini bertujuan untuk memberi layanan edukasi dan advokasi bagi alumni pesantren yang ingin terjun di dunia politik, khususnya untuk para calon legislator di DPRD II, DPRD I, DPR RI dan DPD RI. 

Di mata putra-putribangsa yang kalap macam itu, habis sudah jejak sejarah perjuangan orang-orang hebat di jaman lampau, foundingfathers bangsa ini.

Mengembalikan kesadaran putra-putri bangsa ini, yang terlanjur terpapar paham radikalisme, adalah tugas negara. Satu-satunya komunitas yang mengerti cara mengobati penyakit radakalisme dan fundamentalisme ini adalah komuntias pesantren, yakni kaum santri.

Namun, pengelolan pondok pesantren tidak bisa dipasrahkan hanya kepada setingkat direktorat saja, melainkan wewenangnya harus diberikan kepada lembaga setingkat kementerian.

Pembentukan Kementerian Pesantren akan berguna sekali dalam menyelamatkan putra-putri bangsa dari paham radikal.

Terlebih mengingat Kementerian Agama selama ini belum mampu memaksimalkan peran direktorat pendidikan pondok pesantren.

Hal itu terbukti, pondok pesantren tidak berdaya melawan arus pertumbuhan radikalisme yang memiliki suplai dana besar-besaran dari luar negeri.

Pemerintah dapat segera memisahkan direktorat pondok pesantren ini dari Kementerian Agama, dan memberinya “daya yang lebih besar”, sehingga ia menjelma menjadi Kementerian Pesantren.

Ketika negara telah memiliki kementerian tersendiri yang khusus menangani pesantren, maka pondok pesantren akan bertenaga dalam menghadapi bahaya radikalisme.

Sebesar apapun negara asing mensuplai dana dan seberapa tangguh mereka berusaha mengekspor paham radikal, tentu dan pasti negara akan selalu memiliki jalan keluarnya. Masyarakat pesantren akan turun serentak, mengorbankan jiwa dan raga demi NKRI dan Pancasila

Pada level pragmatis, hadirnya Kementerian Pesantren bisa menjadi perpanjangan tangan Undang-undang Pesantren yang baru diresmikan.

Halaman
1234
Editor: Husein Sanusi
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved