Tribunners / Citizen Journalism

Konsekuensi dari Keputusan Presiden Trump untuk Pembunuhan Jenderal Soleimani

pejabat intelijen AS mengumumkan bahwa militan yang didukung Iran telah melakukan serangan dan bahwa mereka menyalahkan Iran atas serangan itu.

Konsekuensi dari Keputusan Presiden Trump untuk Pembunuhan Jenderal Soleimani
WALL STREET JOURNAL
Qasem Soleimani 

Oleh: Mohammad Sheikhi

Menyusul serangan drone AS di bandara Baghdad pada dini hari Jumat, Jenderal Qasem Soleimani, komandan Pasukan Quds sebagai pasukan khusus dari Pengawal Revolusi Iran yang bertanggung jawab untuk operasi ekstrateritorial Iran, dan salah satu komandan milisi paling penting Pasukan Mobilisasi Rakyat Irak (Al-Hashd Al-Sha'abi), Abu Mehdi al-Mohandes, bersama dengan sejumlah milisi lain terbunuh.

Serangan itu terjadi setelah kontraktor Departemen Pertahanan AS tewas dan beberapa tentara AS dan Irak terluka pekan lalu (27 Desember) setelah serangan rudal di sebuah pangkalan militer di Kirkuk.

Setelah serangan itu, pejabat intelijen AS mengumumkan bahwa militan yang didukung Iran telah melakukan serangan dan bahwa mereka menyalahkan Iran atas serangan itu.

Serangan itu diperintahkan langsung oleh Presiden Trump dan Amerika Serikat telah mengumumkan niatnya untuk menghentikan serangan yang direncanakan terhadap diplomat-diplomat dan pasukan AS di Irak oleh militan di bawah naungan Republik Islam.

Jenderal Qasem Soleimani adalah orang paling kuat kedua di Iran setelah Pemimpin Tertinggi dan salah satu komandan militer paling berpengaruh di Timur Tengah.

Soleimani, selain adalah seorang jenius militer dan ahli strategi dan mempengaruhi kebijakan luar negeri Republik Islam, mengendalikan kebijakan luar negeri Iran di Timur Tengah dan Afghanistan.

Dia telah memainkan peran yang sangat berpengaruh dalam memimpin operasi militer melawan ISIS di Irak dan Suriah.

Langkah ini dilakukan setelah Presiden Trump telah berulang kali menyerukan pembicaraan dengan Iran setelah AS menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran.

Ini sebagian besar akan meniadakan negosiasi apa pun antara Iran dan Amerika Serikat dan akan melemahkan pendukung negosiasi dengan AS dalam Iran.

Halaman
12
Editor: Toni Bramantoro
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved