Tribunners / Citizen Journalism

Virus Corona

Wabah Virus Corona: Mohon Tidak Menyamakan Taiwan dengan China

Wabah virus corona baru di Wuhan, China, yang awalnya disembunyikan oleh pemerintah China akhirnya berdampak pada dunia.

Wabah Virus Corona: Mohon Tidak Menyamakan Taiwan dengan China
Shanghaiist
Ilustrasi. 

Tindakan gegabah ini mengabaikan fakta bahwa Taiwan adalah wilayah epidemi non-China dan tindakan menyamakan Taiwan dengan China sangat menyusahkan rakyat Taiwan dan pemerintah, dan telah mempengaruhi hak-hak rakyat Taiwan dan bahkan warga negara lain di Taiwan (termasuk hampir 500.000 orang Indonesia yang tinggal dan yang melakukan hubungan antara Taiwan-Indonesia di Taiwan).

Kami ingin menekankan dengan serius:

 "Prinsip Satu China" dari China ini adalah murni klaim politik ilusi, sama sekali tidak realistis. Presiden Xi Jinping jika mau ke Taiwan, tetap harus ada izin dari pemerintah Taiwan. 

Standar medis Taiwan jauh lebih tinggi daripada China. Taiwan bukan bagian dari China, Taiwan bukan wilayah epidemi China, langkah-langkah pencegahan epidemi Taiwan cukup berhasil.

Italia dan Filipina mengikuti pemahaman yang salah dari WHO yang menyamakan Taiwan dengan China hingga membatasi langkah-langkah interaksi dengan warga Taiwan, adalah sebuah kesalahan besar.

Lebih jauh lagi, menurut laporan situs basis global NUMBEO mengenai Health care index by Country, Taiwan menempati peringkat pertama di dunia tahun lalu dan tahun ini. di bawah ilusi " Prinsip Satu China", Taiwan tidak dapat menjadi anggota Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) atau bahkan sebagai pengamat. Bukankah sangat ironi bahwa Taiwan sebagai contoh teladan sistem kesehatan global, tidak dapat menjadi anggota WHO?

Kami terutama ingin menekankan bahwa:

Langkah-langkah pencegahan epidemi di Taiwan cukup berhasil, tidak ada infeksi komunitas, dan kasus yang dikonfirmasi relatif sedikit. Jauh lebih unggul daripada Cina dan negara-negara tetangga lainnya. 

Taiwan bukan bagian dari China, dan juga bukan termasuk wilayah epidemi China! Kami mendesak semua negara di dunia menolak data yang salah dari WHO yang memasukkan epidemi Taiwan ke dalam  epidemi Tiongkok.

Tidak mengutip informasi pembagian wilayah negara yang salah dari WHO, dan mengambil tindakan yang tidak masuk akal untuk menghentikan penerbangan dengan Taiwan dan  membatasi masuknya warga Taiwan!

 Pengirim/Sumber: Taipei Economic and Trade Office (TETO)

Editor: Malvyandie Haryadi
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved