Breaking News:

Tribunners / Citizen Journalism

Indonesia 'Surga' Bagi Koruptor

Hasil ini didapat ICW dari pencatatan setidaknya 1.019 perkara tindak pidana korupsi yang disidangkan di berbagai tingkatan pengadilan.

TRIBUNNEWS/HERUDIN

Oleh: Karyudi Sutajah Putra

TRIBUNNEWS.COM -  Maka sempurnalah Indonesia sebagai surga bagi para koruptor.

Setelah kenyang mengganyang uang haram, divonis ringan, diperlakukan istimewa di tahanan, lalu mendapatkan pengurangan hukuman, para koruptor akhirnya bebas dalam sekejap.

Teranyar, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta mengabulkan permohonan banding mantan anggota DPR RI dan Ketua Umum PPP M Romahurmuziy yang terjerat kasus suap jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama RI.

PT DKI mengurangi vonis Romahurmuziy menjadi 1 tahun pidana penjara dan denda Rp 100 juta subsider 3 bulan kurungan.

Pada 20 Januari 2020, Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta menjatuhkan vonis kepada Romi, panggilan akrab Romahurmuziy, dengan pidana 2 tahun penjara dan denda Rp100 juta subsider 3 bulan kurungan.

Romi divonis bersalah karena telah menerima suap dari mantan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur Haris Hasanudin dan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik M Muafaq Wirahadi.

Romi menerima suap Rp 325 juta dari Haris dan Rp 91,4 juta dari Muafaq. Pekan depan diperkirakan Romi akan bebas.

Indonesia Corruption Watch (ICW) mencatat, sepanjang tahun 2019 para koruptor dihukum ringan, rata-rata 2 tahun 7 bulan, atau hanya naik sedikit dari rata-rata tahun 2018, yakni 2 tahun 5 bulan.

Hasil ini didapat ICW dari pencatatan setidaknya 1.019 perkara tindak pidana korupsi yang disidangkan di berbagai tingkatan pengadilan.

Halaman
123
Berita Populer
Editor: Hasanudin Aco
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved