Breaking News:

Blog Tribunners

PDIP akan Tinggalkan Jokowi di Tengah Gelanggang?

Tak ada kawan atau lawan abadi. Yang abadi adalah kepentingan. Itulah politik.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN/POOL
Presiden Joko Widodo. 

Sisi lain lagi, pemerintahan Jokowi identik dengan PDIP, karena partai berlambang banteng ini pemegang saham mayoritas.

Kemenangan PDIP juga identik dengan kemenangan Jokowi yang "dijual" PDIP dalam kampanyenya.

Jadi, kalau Jokowi jatuh, otomatis citra PDIP juga jatuh, sehingga posisinya terancam pada Pemilu 2024. Sebaliknya, Jokowi tidak pumya beban karena ia tak bisa maju lagi di Pilpres 2024. Jokowi dan PDIP adalah dua sisi dari satu mata uang.

Di saat bangsa ini sedang terkena musibah wabah Covid-19, seyogyanya semua elemen bangsa bersatu padu melawan Corona, menjadikan virus mematikan itu sebagai common enemy (musuh bersama), bukan malah berpikir jatuh-menjatuhkan pemerintah.

Siapa pun presidennya, akan kocar-kacir menghadapi Corona. Lihat itu Presiden Amerika Serikat Donald Trumph.

Alhasil, serangan-serangan kader-kader PDIP di DPR terhadap pemerintahan Presiden Jokowi tak lebih dari gimmick politik atau hanya riak-riak kecil di dalam samudera politik Tanah Air.

Serangan-serangan itu hanya badai kecil di dalam gelas.

Bahwa serangan-serangan itu dapat menaikkan bargaining pisition atau posisi tawar PDIP terhadap Jokowi, mungkin iya.

Tapi untuk menjatuhkan Jokowi, masih jauh panggang dari api. Belanda masih jauh, Bung!

*Dr Drs H Sumaryoto Padmodiningrat MM: Mantan Anggota DPR RI/Chief Executive Officer (CEO) Konsultan dan Survei Indonesia (KSI), Jakarta.

Berita Populer
Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Malvyandie Haryadi
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved